NEWS VIDEO: Proyek Peleburan Jalan di Batam Tuai Tanda Tanya, Bukit di Muka Kuning Jadi Gundul

  • Bagikan

BTM.CO.ID, BATAM – Seorang YouTuber lokal, Ujang Cell, menyoroti proyek pelebaran Jalan Letjend Suprapto di kawasan Muka Kuning, Batam. Sorotan tersebut disampaikan melalui konten vlog yang diunggah di media sosial.

Dalam videonya, Ujang Cell mengaku heran dengan kondisi di lapangan. Ia menilai, proyek pelebaran jalan justru diiringi dengan penggundulan bukit di sekitar lokasi pekerjaan.

“Pelebaran jalan, tapi bukit di sekitarnya malah digunduli,” ungkapnya dalam video tersebut dikutip btm.co.id selasa (21/4/2026).

BACA JUGA:  Wujudkan Indonesia Asri, Komunitas Bintan Eco Lestari Gandeng Pemerintah dan Pemuda Kelong Bersihkan Pantai

Ia juga mempertanyakan tujuan dari aktivitas cut and fill tanah dari bukit tersebut. Menurutnya, perlu ada transparansi agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.

“Tanah hasil pengerukan itu untuk apa? Jangan sampai menyelam sambil minum air. Takutnya tanah hasil kerukan dijual ke pengusaha untuk penimbunan laut,” tambahnya.

BACA JUGA:  KKSS Bintan Gerak Cepat Tangani Lansia Bugis Terlantar, Dapat Dukungan KKSS Kepri dan Dinsos

Ujang Cell dalam videonya turut memperlihatkan kondisi terkini proyek di lapangan, mulai dari progres pembangunan, situasi lalu lintas, hingga dampaknya bagi pengguna jalan.

“Dalam video ini, kita lihat langsung kondisi terkini di lapangan—mulai dari progres pembangunan, suasana lalu lintas, hingga dampaknya bagi pengguna jalan,” tulisnya dalam keterangan video.

BACA JUGA:  KKSS Bintan Gerak Cepat Tangani Lansia Bugis Terlantar, Dapat Dukungan KKSS Kepri dan Dinsos

Seperti diketahui, proyek pelebaran Jalan Letjend Suprapto tersebut bertujuan untuk mengurai kemacetan dan memperlancar arus kendaraan, terutama pada jam-jam sibuk di kawasan industri Muka Kuning.

Meski demikian, munculnya dugaan dampak lingkungan dan pemanfaatan material hasil pengerukan menjadi perhatian publik, yang diharapkan dapat dijelaskan secara terbuka oleh pihak terkait. (Btm/ddr)

  • Bagikan