Ganyang Korupsi, Inspektorat Batam Kirim PNS Terpilih ke Diklat Penilai Zona Integritas

  • Bagikan

BTM.CO.ID, SURABAYA – Inspektorat Kota Batam, secara resmi melepas peserta Diklat Penilai Zona Integritas, yang digelar oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jawa Timur, di Surabaya, Selasa (9/6/2026).

“Peserta yang kami kirimkan bukan sekadar menjalankan tugas rutin atau formalitas kedinasan. Mereka adalah orang-orang terpilih yang memiliki rekam jejak, komitmen, dan moralitas tinggi untuk mengemban amanah sebagai Penilai Zona Integritas,” ujar Plt Inspektur Kota Batam Yusfa Hendri, di Surabaya pagi tadi.

Sekadar diketahui, diklat ini diikuti 40 peserta, dari Batam, dan kabupaten /kota di Jawa Timur, di antaranya Mojokerto, Kediri, dan Pasuruan.

BACA JUGA:  Li Claudia Chandra Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026

Menurut Yusfa, Inspektorat Kota Batam, saat ini memiliki target besar untuk meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Untuk itu, ia harap peserta diklat mampu menjadi motor penggerak, sekaligus benteng quality assurance (penjamin mutu) di lingkungan kerja mereka. Diharapkan juga, mengutamakan integritas dalam setiap pemikiran dan tindakan selama mengikuti pelatihan.

BACA JUGA:  Urus KTP, KIA hingga Akta Kini Bisa Online, Warga Batam Tak Perlu Antre di Disdukcapil

“Sepulang dari diklat, Anda harus membedah, mengevaluasi, dan memastikan bahwa reformasi birokrasi di lingkungan kita berjalan secara substansial, bukan sekadar administratif,” tegasnya.

Dengan demikian, peserta dapat memberikan kontribusi nyata bagi upaya Pemerintah Kota Batam, dalam mewujudkan birokrasi yang bersih, melayani, dan bebas dari praktik korupsi.

Pihak Inspektorat Kota Batam juga menyerahkan sepenuhnya proses belajar mengajar kepada para widyaiswara (PNS pelatih) dan panitia BPSDM Jawa Timur.

BACA JUGA:  Pemko Batam Pastikan Siswa Tanpa KIA Tetap Bisa Daftar SPMB 2026, Ini Link Pendaftaran Secara Online

“Kami yakin, melalui tangan dingin para mentor di sini, peserta kami akan kembali sebagai aparatur yang jauh lebih kompeten, objektif, dan berintegritas tinggi,” tambahnya.

Terakhir, Yusfa menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada BPSDM Provinsi Jawa Timur, khususnya Kepala BPSDM Ramliyanto, dan Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Fungsional dan Sosial Kultural Amalia Pramudiansari, atas fasilitas, ruang, dan kesempatan yang diberikan kepada para pegawainya untuk mengikuti pelatihan di lembaga diklat berprestasi tersebut. (Btm/r)

  • Bagikan