BTM.CO.ID, JAKARTA – Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad, angkat bicara terkait namanya yang ramai dikaitkan dengan dugaan aktivitas ilegal Blu-ray Kargo yang belakangan menjadi sorotan publik.
Dalam pernyataannya di kanal YouTube Dedi Mulyadi rabu (10/6/2026), Raffi membantah tudingan tersebut dan menegaskan bahwa dirinya tidak pernah melakukan transaksi apa pun dengan pihak yang dikaitkan dalam kasus tersebut.
“Enggak ada, Kang,” ujar Raffi saat menjawab pertanyaan terkait isu yang beredar.
Menurut Raffi, komunikasi yang terjadi hanya sebatas percakapan saja. Tidak ada pemesanan melalui aplikasi WhatsApp dan tidak pernah berlanjut ke transaksi jual beli.
“Tidak ada transaksi jual beli. nanya-nanya saja, tidak ada transaksi,” katanya.
Raffi kemudian menjelaskan kronologi pertemuannya dengan pihak yang belakangan dikaitkan dengan Blu-ray Kargo. Ia mengaku saat mengikuti ajang maraton di New York pada Oktober 2025 sempat bertemu dengan seorang pemilik toko asal Indonesia.
“Saya lari maraton Oktober 2025 di New York. Ada toko Indonesia di sana,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Raffi mengaku hanya diajak berfoto dan sempat ditawari jasa pengiriman ponsel serta laptop ke Indonesia.
“Pegawai Toko Blu-ray ngajak foto. Nawarin kirim HP dan laptop ke Indonesia,” ungkapnya.
Namun demikian, Raffi menegaskan bahwa pertemuan itu tidak berlanjut pada kerja sama maupun transaksi apa pun.
“Hanya begitu saja, foto bareng lalu pulang. Saya pesan tidak, transaksi juga tidak ada,” tegas Raffi.
Pernyataan tersebut disampaikan Raffi untuk meluruskan informasi yang berkembang di media sosial terkait dugaan keterlibatannya dalam aktivitas yang dikaitkan dengan Blu-ray Kargo.
Hingga kini, Raffi menegaskan dirinya tidak memiliki hubungan bisnis maupun transaksi dengan pihak yang dimaksud. (Btm/ddr)







