Penularan Covid Di Pesawat Dinilai Rendah, dr Tirta dan Projo Minta tes PCR  Syarat Penerbangan Dihapus

  • Bagikan

BTM.CO.ID, JAKARTA – Penularan covid di pesawat dinilai rendah, dr Tirta minta tes PCR  syarat penerbangan dihapus. Dalam unggahannya di twitter, dr Tirta menyarankan cukup menggunakan swab antigen saja.

Sama halnya dr Tirta, Pro Jokowi ( Projo ) meminta syarat kewajiban tes PCR virus Corona (COVID-19) sebagai syarat penerbangan dihapus.

dr Tirta melalui akun Twitter-nya, @tirta_cipeng, mendorong agar swab PCR menjadi alat diagnosis, dan screening hanya menggunakan swab antigen. Sebab, kata dia, penularan Corona di pesawat itu rendah.

BACA JUGA:   Pemko Batam Terapkan Layanan SPBE, Tata Kelola Administrasi Dilakukan Secara Online

“Kembalikan fungsi swab pcr menjadi alat diagnosa. Cukup Screening antigen saja. Karena agak aneh aja, kenapa hanya naik pesawat yang diwajibkan swab pcr. Padahal sudah beberapa sumber ilmiah yang menekankan justru penularan di pesawat itu paling rendah,” tulis dr Tirta seperti dilansir detik.com, Sabtu (23/10/2021).

BACA JUGA:   100 Pegawai BP Batam Dilibatkan Bantu Awasi Protokol Kesehatan di Kawasan Industri

Sementara itu dilansir detik com, Projo meminta syarat kewajiban tes PCR virus Corona (COVID-19) sebagai syarat penerbangan dihapus. Sebab, sudah ada vaksinasi COVID-19 yang masif.

“Projo aktif melakukan percepatan dan perluasan vaksinasi gratis untuk rakyat. Tapi kami kecewa dengan kewajiban tes PCR,” kata Ketua Satgas Gerakan Nasional Percepatan Vaksinasi Covid-19 DPP PROJO, Panel Barus dalam pernyataannya dilansir detik.com Sabtu (23/10/2021).

BACA JUGA:   Tingkatkan Kebugaran Demi Kontribusi Terbaik Bagi Kota Batam

Menurut Panel Barus, banyak masyarakat yang mempertanyakan soal efektifitas tes PCR jika dikaitkan dengan vaksinasi. Kemudian status vaksinasi pun bisa diakses melalui aplikasi PeduliLindungi.

www.btm.co.id

“Mereka bertanya, kalau sudah divaksin kok masih harus tes PCR. Satgas COVID-19 harus bertindak cepat,” ujar Panel Barus.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *