BTM.CO.ID, BATAM – Antrean panjang warga yang berdesakan di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Batam di Sekupang menjadi sorotan publik, Rabu (15/4/2026) pagi.
Kerumunan tersebut bukan antrean pembagian sembako, melainkan warga yang hendak mengurus dokumen kependudukan, khususnya KTP.
Peristiwa ini viral di media sosial setelah diunggah oleh akun TikTok milik Meitha Bohar.
Video tersebut langsung dibanjiri komentar dari warganet, terutama warga Batam, yang menyoroti padatnya antrean dan sistem pelayanan yang dinilai belum optimal.
Sejumlah netizen mengungkapkan bahwa sebenarnya terdapat layanan alternatif pengurusan dokumen kependudukan di kawasan Alun-alun Engku Putri.
Layanan tersebut disebut melayani pembuatan KTP, Kartu Keluarga (KK), akta kelahiran, hingga Kartu Identitas Anak (KIA), secara gratis dan bisa selesai dalam satu hari.
“Padahal ada dibuat di Alun-alun Engku Putri untuk pembuatan KTP, KK, akta lahir, KIA. Gratis dan langsung siap di hari itu. Kenapa pada tidak tahu ya. Dari tanggal 10–16 April ini,” tulis salah satu netizen.
Selain itu, warganet juga menyoroti sistem antrean yang menggunakan pemindaian QR. Disebutkan bahwa pendaftaran hanya dibuka pada waktu tertentu.
“Scan QR hanya buka di jam 07.30 dan jam 10.00. Setelah berhasil daftar online, baru kita antre untuk ambil nomor antrean,” tulis komentar lainnya.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Disdukcapil Batam belum memberikan keterangan resmi terkait membludaknya antrean warga tersebut. (Btm/ddr)








