RS KPJ Johor Terima Pasien Dari Indonesia di Masa Pandemi Covid-19

  • Bagikan

BTM.CO.ID, JOHOR – Pemerintah Malaysia kini sudah membuka border untuk pasien internasional terutama pasien dari Kepri Indonesia. Pemerintah Malaysia telah menunjuk Rumah Sakit milik pemerintah dan swasta untuk menangani pasien untuk berobat pasien dari Batam, Kepri Indonesia.

Salah satunya, RS KPJ Johor Specialist Hospital yang sudah diperbolehkan menerima pasien internasional, dengan prosedur operasi standar (SOP) yang telah disetujui oleh pemerintah terkait perawatan kesehatan di Malaysia.

Banner IDwebhost

‘’Sejalan dengan kebijakan pemerintah, pasien harus mendapat persetujuan dari Malaysia Healthcare Travel Council (MHTC) juga menyampaikan sejumlah prosedur operasi standar (SOP) yang telah disetujui oleh pemerintah terkait perawatan kesehatan di Malaysia,’’ jelas Chief Executive Officer (CEO) RS KPJ Johor Specialist Hospital, Mohd Azhar Abdullah, pada sejumlah wartawan yang ada di Batam melalui sambungan zoom, Senin (3/5/2021) sore.

BACA JUGA:   Hotel Best Western Premier Panbil Berbagi Kebahagiaan di Panti Asuhan Al Aqsho Kota Batam

Menurut Mohd Azhar Abdullah, keselamatan dan kesehatan pasien serta pengunjung merupakan prioritas utama RS KPJ Johor Specialist Hospital, terutama saat melakukan perawatan kesehatan di Malaysia.

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia

‘’Kami yakin dan percaya bahwa, inisiatif ini memungkinkan wisatawan kesehatan untuk kembali mendapatkan akses pelayanan kesehatan di negara di mana Covid-19 ditangani dengan baik,” ujarnya.

Pasien yang akan menjalani perawatan kesehatan lanjutnya wajib mematuhi peraturan imigrasi yang difasilitasi oleh MHTC. Pasien harus menjalani isolasi selama 7 hari di rumah sakit anggota MHTC sesuai dengan protokol isolasi yang berlaku di setiap rumah sakit tersebut, melakukan PCR sebelum berangkat dan setelah berada di Johor, serta beberapa persyaratan lainnya.

BACA JUGA:   Wakapolresta Barelang Hadiri Pengukuhan Petugas Paskibraka Kota Batam

“Sebelum berangkat ke Johor pasien terlebih dulu melengkapi dokumen yang dibutuhkan. Rekam medis akan dianilis dulu oleh dokter kami. Selanjutnya akan disampaikan pada keluarga pasien perawatan apa yang dibutuhkan lengkap dengan biayanya termasuk biaya karantina. Setelah tiba di pelabuhan (Johor) semua akan tanggung jawab kami, kami yang akan mengurus semua. Mulai dari ambulans, dokumen pemerintah disini, hingga fasilitas yang didapatkan di rumah sakit. Untuk karantina jangan risau termasuk bagi penunggu,” papar Mohd Azhar Abdullah.

“Kami sangat tersentuh, prihatin pada pasien-pasien kami yang ada di Kepri, yang selama masa pandemi ini tak bisa berjumpa. Tapi kami masih berhubungan dengan telepon, email untuk memantau kondisi mereka. Kami juga berusaha suplai obat-obatan melalui feri dan agen-agen kami yang di Batam dan Tanjungpinang,” ujarnya.

BACA JUGA:   Momen Idul Adha 1443 H, BP Batam Sembelih Hewan Qurban

Dengan dibukanya akses perawatan kesehatan bagi pasien luar negeri yang membutuhkan perawatan secara intensif, pasien Internasional khususnya dari Batam, Tanjungpinang, Karimun dan sekitarnya, dapat menghubungi perwakilan resmi RS KPJ Johor Specialist Hospital yang ada di Batam.

Sementara, Perwakilan RS KPJ Johor Spesialist Hospital di Batam, Andra S Kelana mengatakan, pasien-pasien yang akan mendapat perawatan medis adalah, pasien emergency, jantung, cancer dan pasien dengan operasi besar lainnya.

‘’Selain itu, pelayanan lain sementara waktu belum dibuka,’’ ungkap Andra.

Untuk dapat berangkat berobat ke RS KPJ Johor Spesialist Hospital, pasien harus mengikuti persyaratan dari Malaysia Healthcare Travel Council (MHTC) dan mendapat persetujuan dari MHTC.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *