Wisata Batam Bergeliat, Nomadic Community Fiesta Tanam Bakau Bersama Komunitas Ekspatriat di Nongsa

  • Bagikan

BTM.CO.ID, BATAM – Sekian lama vakum karena pandemi Covid-19, Nomadic Community Fiesta (NCF) Batam kembali menggelar event. Yang bertujuan kembali menggeliatkan wisata Batam yang sangat terdampak pandemi, sekaligus mengenalkan objek wisata yang ada di Batam.

Kali ini, giliran Wisata Mangrove Pandang Tak Jemu yang berada di Kampung Tua Bakau Serip, Kelurahan Sambau, Kecamatan Nongsa, jadi titik fokus, yang merupakan destinasi ecotourism based ikonik yang baru saja terdaftar dalam 100 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021.

Mengusung tema “One Man One Tree,” NCF edisi ke-3 ini akan berlangsung 11 September 2021 mendatang, melibatkan komunitas ekspatriat yang ada di Batam. 50 ekspat dari berbagai bangsa telah menyatakan konfirmasinya untuk ambil bagian.

BACA JUGA:  Amsakar dan Li Claudia Turun Tangan Bersihkan Sampah pada Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026

Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Marlin Agustina Rudi bakal didaulat jadi orang pertama yang menancapkan akar bakau, dilanjutkan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardi Winata. Lalu, satu per satu diikuti para ekspatriat, dipandu langsung pengelola Hutan Mangrove Pandang Tak Jemu Gerry dan sang istri.

BACA JUGA:  TAJUK REDAKSI: Berserakan, Sampah Malam Minggu di Jembatan Barelang Batam Milik Siapa?

Mangrove planting bersambung dengan aksi pembagian sembako kepada puluhan pekerja pariwisata terdampak di sekitaran Nongsa, hasil donasi para ekspatriat.

“Sambil menanam bakau dan menghirup udara segar, kami akan bagikan sejumlah bahan makanan pokok. Mungkin ini tak seberapa, tapi semoga dapat membantu meringankan beban saudara2 kita yang terdampak pandemi,” seru James, warga Australia yang telah bertahun-tahun menetap di Batam.(btm /emr)

BACA JUGA:  SELAMAT!, Satpam Asal Bintan Raih Penghargaan Kalpataru 2026, Sukses Kelola 140 Ton Sampah Bersama Masyarakat
  • Bagikan