Ketua DPRD Kepri Iman Sutiawan Temui Nelayan Pulau Kasu, Bahas Kelangkaan Minyak

  • Bagikan

BTM.CO.ID, BATAM – Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Riau, Iman Sutiawan, kembali mengunjungi Pulau Kasu dan bertemu langsung dengan masyarakat, khususnya para nelayan, guna membahas kelangkaan minyak yang menjadi kebutuhan utama untuk aktivitas melaut Kamis (21/5/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Iman mendengarkan langsung aspirasi warga terkait sulitnya memperoleh minyak yang berdampak pada aktivitas para nelayan dalam mencari nafkah. Ia menegaskan bahwa persoalan tersebut harus segera dicari solusi agar kegiatan ekonomi masyarakat pesisir tidak terganggu.

“Hari ini kami kembali turun langsung ke masyarakat untuk mendengar keluhan nelayan. Kelangkaan minyak ini sangat dirasakan karena menjadi kebutuhan penting bagi mereka untuk melaut,” ujarnya.

BACA JUGA:  Warga Batam Tersenyum Bahagia, Polresta Barelang Bagikan 100 Karung Beras SPHP Gratis di Hari Bhayangkara ke-80

Tak hanya di Pulau Kasu, perhatian terhadap kebutuhan nelayan juga disampaikan masyarakat dari Pulau Pemping, Pulau Mengkol, dan Pulau Pecong yang menghadapi persoalan serupa.

Pertemuan itu turut dihadiri Kapolsek Belakangpadang sebagai bentuk sinergi antara pemerintah dan aparat kepolisian dalam mencari solusi terbaik bagi masyarakat hinterland dan pesisir.

BACA JUGA:  AKHIRNYA TERUNGKAP, Polda Kepri Tetapkan VEH dan HEP Jadi Tersangka Dalam Dugaan Kasus Penipuan Pengadaan Tiket Pesparawi

Iman Sutiawan yang dikenal sebagai putra asli Pulau Kasu memang kerap menyuarakan aspirasi masyarakat nelayan dan pesisir di Kepulauan Riau.

Ia juga beberapa kali terlibat dalam penyaluran bantuan alat tangkap serta program pemberdayaan nelayan di wilayah hinterland Batam.

BACA JUGA:  Presiden Prabowo Dijadwalkan Luncurkan B50 Hari Ini, Saksikan Siaran Langsungnya di btm.co.id

Ia berharap persoalan kelangkaan minyak dapat segera mendapat perhatian serius agar aktivitas nelayan tetap berjalan lancar dan perekonomian masyarakat pulau tidak terhambat. (Btm/DDR)

  • Bagikan