Dukung Kegiatan Pembangunan Kepulauan Riau, Bea Cukai Batam Tampilkan Capaian Penerimaan Gemilang

  • Bagikan

BTM.CO.ID, BATAM – Kepala Bea Cukai Batam, Ambang Priyonggo, hadiri undangan pertemuan bersama Gubernur Provinsi Kepulauan Riau, Ansar Ahmad. Pertemuan bertajuk Rapat Evaluasi Pelaksanaan Kegiatan Pembangunan Tahun Anggaran 2022 Provinsi Kepulauan Riau diadakan di kantor Gubernur Kepulauan Riau. Acara tersebut diadakan pada Rabu, 13 April 2022. 

Bersama dengan Kepala Kantor Wilayah Pajak Kepulauan Riau, Cucu Supriatna, dan Kepala Kantor Wilayah Perbendaharaan Kepulauan Riau, Indra Soeparjanto, Ambang Priyonggo memaparkan pelaksanaan kegiatan pembangunan dari sisi penerimaan dan pengelolaan anggaran.

Banner IDwebhost

Ambang Priyonggo memaparkan capaian luar biasa penerimaan Bea Cukai Batam. Total penerimaan Bea Cukai Batam per Maret 2022 telah mencapai Rp. 221,99 Miliar. Capaian ini melebihi target penerimaan sampai dengan Maret 2022, tembus 213,95%. Dengan capaian ini, Bea Cukai Batam optimis untuk dapat mencapai target tahunan 2022, dengan target Rp. 391,04 Miliar.

BACA JUGA:   Harga Tiket Masuk di Eco Edu Park Panbil Nature Reserve Kota Batam,  Dibandrol 5000 -10000, Anak - Anak Gratis

“Untuk tiga bulan ini, kinerja Bea Cukai Batam cukup bagus, mampu mengumpulkan penerimaan 221 miliar rupiah, dan kami optimis, sampai akhir tahun nanti kita mampu melampaui target yang diberikan,” Ucap Ambang Priyonggo dalam keterangan pers kepada wartawan Jumat (15/4/2022).

BACA JUGA:   Indah Puri Selaku Investor, Ingin Melakukan Pembangunan Bagi Kota Batam
IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia

Peluncuran Batam Logistics Ecosystem (BLE) yang diinisiasi oleh Bea Cukai Batam, diharapkan dapat menjadi pengungkit ekonomi bukan hanya untuk Batam, tapi juga untuk Kepulauan Riau. Hal ini akan sejalan dengan peningkatan penerimaan Provinsi Kepulauan Riau.

“BLE ini terus kita kejar dan kita kolaborasikan dengan semua pemangku kepentingan, dengan melakukan simplifikasi layanan pemerintah, kolaborasi sistem layanan logistik, simplifikasi pembayaran, dan penataan layout pelabuhan. Mudah-mudahan ini akan menjadi penyokong perbaikan lingkungan bisnis di Batam dan Kepulauan Riau,” Imbuh Ambang Priyonggo.

BACA JUGA:   HKI Indonesia Kunjungi Batam, Pelaku Usaha Harapkan Perizinan Dipusatkan ke Batam

Capaian yang telah ditorehkan tentu tak lepas dari andil dan dukungan dari masyarakat dan para pemangku kepentingan. Lingkungan bisnis yang baik mengantarkan pada peningkatan ekonomi yang akan berdampak peningkatan penerimaan Provinsi Kepulauan Riau.  ( BTM /r)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *