Oknum Lurah Tanjungpinang dan Ustadz Cabul di Tanjungpinang Terkuak dari Pesan Mesra di Ponsel

  • Bagikan

BTM.CO.ID, TANJUNGPINANG – Kasus pencabulan anak di bawah umur yang dilakukan oleh salah satu Oknum Lurah Tanjungpinang Kota kini ditangani Polres Tanjungpinang. Lurah berinisial Er ini bahkan memcabuli dua keponakannya sekaligus di rumahnya sendiri. Ponakannya sebut saja Bunga (13) sudah dicabuli 15 kali dan ponakannya yang berusia 11 tahun dicabuli lurah ini.

Menurut Kapolres Tanjungpinang  AKBP Fernando S. kronologi kejadian pencabulan yang dilakukan oknum lurah ini berlangsung setahun lebih. Pelaku melakukan pencabulan terhadap dua ponakannya sendiri di rumahnya sendiri saat istri sedang tidak di rumah.

Kata Kapolres, orban adalah keponakannya sendiri. Awal kejadian. Saat itu korban sedang menonton TV. Tiba tiba digerayangi pelaku. Okknum lurah ini minta agat apa yang mereka perbuat tidak diceritakan.

BACA JUGA:   Targetkan Dua Medali di PON XX Papua, Pecatur Kepri Bakal 'Hadapi' Grand Master

“Janji sama Om ya, nanti keluarga kita berantakan bujuk tersangka sambil terus menggerayangi korban Bunga,” kata Kapolres Tanjungpinang AKBP Fernado menirukan keterangan korban.

Skandal cabul dalam keluarga ini terungkap dari kecurigaan istri tersangka kepada korban. Istri tersangka mengecek Handphone korban dan menemukan adanya percakapan mesra dan cabul melalui pesan singkat di Ponsel korban.

BACA JUGA:   Dinas PUPP dan Karang Taruna Kepri Berbagi Takjil di Tanjungpinang - Bintan

“Istri pelaku curiga dan menemukan pesan di HP korban. Pesannya mengarah ke seksual. Saat ditanyakan korban mengakui adanya pencabulan oleh pamannya sendiri yang menjabat sebagai Lurah di Kelurahan Tanjungpinang Kota, ” ungkapnya.

Awal kejadian Korban pernah bercerita kepada pamannya bahwa dirinya pernah dicabuli gurunya  sendiri. Namun sebagai paman bukan melindungi Ponakan, namun malah merayu korban untum melakukan perbuatan tidak senonoh itu kepada lurah ini.

BACA JUGA:   HM. Rudi, Terpilih Sebagai Ketua Ikatan Sepeda Sport Indonesia (ISSI) Provinsi Kepri
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *