Li Claudia Chandra Turun Langsung, Soroti Drainase Bermasalah dan Perusakan Pohon Jati Emas

  • Bagikan

BTM.CO.ID, BATAM – Wakil Wali Kota Batam sekaligus Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, turun langsung meninjau lokasi aduan masyarakat terkait dugaan penimbunan drainase serta pembabatan misterius ratusan pohon jati emas di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman, Batam.

Peninjauan dilakukan sesaat setelah Li Claudia tiba di Batam usai menghadiri rapat bersama BPK RI. Dalam kunjungan tersebut, ia didampingi Deputi BP Batam dan jajaran terkait.

“Setelah rapat bersama BPK RI, saat baru tiba di Kota Batam saya langsung turun ke lapangan bersama Deputi BP Batam dan jajaran,” ujar Li Claudia, Selasa (5/5/2026).

BACA JUGA:  BP Batam Tertibkan Kabel Fiber Optik, Amsakar: Batam Harus Modern dan Estetis

Ia mengatakan, pihaknya menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan penimbunan drainase di kawasan tersebut. Namun setelah dilakukan pengecekan langsung di lapangan, drainase memang sudah dibangun, hanya saja dinilai tidak sesuai dengan ukuran dan ketentuan yang berlaku.

“Kami menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan penimbunan drainase. Setelah kami cek di lokasi, ternyata drainase sudah dibuat, namun tidak sesuai dengan ukuran dan ketentuan yang berlaku,” katanya.

Atas temuan itu, Pemko Batam dan BP Batam meminta pihak perusahaan terkait segera melakukan perbaikan.

“Kami bersikap tegas kepada pihak PT untuk segera melakukan perbaikan dan membangun ulang drainase sesuai aturan, agar tidak menimbulkan potensi banjir ke depannya,” tegasnya.

BACA JUGA:  Kepala BP Batam Apresiasi Konsolidasi Kadin Batam, Dorong Percepatan Investasi dan Pertumbuhan Ekonomi

Selain persoalan drainase, Li Claudia juga menyoroti aksi perusakan ratusan pohon jati emas yang menjadi bagian dari program penghijauan Kota Batam.

Ia menyayangkan adanya oknum yang diduga sengaja merusak dan memotong pohon-pohon tersebut.

“Kami juga sangat menyayangkan adanya oknum yang dengan sengaja merusak dan memotong pohon yang telah lama kami tanam. Penghijauan ini adalah bagian dari komitmen kami untuk menjadikan Batam lebih asri dan nyaman, namun masih saja ada tindakan yang tidak bertanggung jawab,” ujarnya.

Sebelumnya, ratusan pohon jati emas ditemukan dalam kondisi ditebas dan rusak diduga dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK).

BACA JUGA:  SMPIT Alam Mutiara Insani Kunjungi IPA Muka Kuning, BP Batam Edukasi Proses Pengelolaan Air Bersih

Pantauan btm.co.id di lokasi, pohon-pohon berukuran sekitar 1 meter hingga 5 meter tampak tumbang di sepanjang jalur utama dari arah Bandara Hang Nadim menuju Kepri Mall.

Li Claudia menegaskan, Pemko Batam dan BP Batam akan terus berkomitmen bekerja demi menciptakan kota yang tertata, aman, dan nyaman bagi masyarakat.

“Kami akan terus hadir dan bekerja untuk memastikan Batam menjadi kota yang tertata rapi, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat,” pungkasnya. (btm/ddr)

  • Bagikan