BTM.CO.ID, DAVOS, SWISS – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara resmi menandatangani Board of Peace (BoP) Charter dalam forum internasional yang digelar di Davos, Swiss, pada 22 Januari 2026. Penandatanganan ini menandai komitmen Indonesia dalam memperkuat perdamaian global, stabilitas kawasan, serta kerja sama internasional lintas negara.
Penandatanganan BoP Charter dilakukan di sela rangkaian pertemuan tingkat tinggi para pemimpin dunia, tokoh global, serta perwakilan organisasi internasional. Board of Peace merupakan inisiatif global yang bertujuan mendorong dialog, pencegahan konflik, serta penyelesaian damai atas berbagai tantangan geopolitik dunia.
Board of Peace Charter memuat sejumlah prinsip utama, antara lain penghormatan terhadap hukum internasional, penyelesaian sengketa secara damai, perlindungan terhadap warga sipil, serta penguatan peran diplomasi dan dialog antarbangsa.
Keikutsertaan Indonesia dalam Board of Peace dinilai semakin memperkuat posisi strategis Indonesia sebagai negara yang berpengaruh di kawasan Asia Tenggara sekaligus di tingkat global, sejalan dengan peran aktif Indonesia dalam berbagai misi perdamaian dunia di bawah bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Penandatanganan ini juga membuka peluang kerja sama lebih luas antara Indonesia dan negara-negara anggota Board of Peace dalam bidang diplomasi, keamanan global, serta pembangunan berkelanjutan. (Btm/r)






