“Yang akan melakukan pembangunan pamerintah pusat dan sudah ada pemenang tendernya. Tahun depan akan langsung dimulai pembangunan dan selesai dalam jangka waktu dua tahun. Jika tak dibersihkan kapan dibangun,” ungkapnya.
Nantinya kata Gustian, Pasar Induk Jodoh akan menjadi sentra perdagangan sembako Batam. Di bangunan lima lantai tersebut akan dilengkapi berbagai fasilitas termasuk masjid yang akan di tempatkan di lantai paling atas.
Terkait warga yang tinggal di lokasi ungkapnya sudah diperingatkan untuk segera pindah.
“Setahun lalu seharusnya sudah kosong, tapi tetap ada yang tinggal di sana. Padahal berbahaya karena bangunan sudah tua dan rawan ambruk. Sebelum pembongkaran kali ini pun sudah kita kasih surat peringatan 1, 2, 3,” ungkapnya.
Rencananya pembangunan pasar akan mulai dibangun awal tahun 2022 mendatang dan akan berlangsung selama dua tahun. Nantinya setelah jadi maka pasar akan ditempati oleh pedagang yang saat ini berjualan di Tos 3000 Jodoh, Jodoh Boulevard, dan sekitarnya yang saat ini berjualan di jalan di kawasan tersebut.
“Dari data 2018 ada sekitar 1800-an pedagang yang akan pindah ke Pasar Induk Jodoh yang baru nanti,” kata Gustian.(btm/emr)








