Fakta Mengejutkan! Pekerja KTP Luar Lebih Banyak dari Warga Batam

  • Bagikan
Ilustrasi Job Fair Tunas Industrial Estate Buka 1.346 Lowongan Kerja di Batam dihasilkan AI (Artificial Intelligence) - Btm.co.id


BTM.CO.ID, BATAM – Komposisi tenaga kerja di Kota Batam menjadi sorotan serius Pemerintah Kota (Pemko) Batam. Berdasarkan data Dinas Tenaga Kerja, jumlah pekerja ber-KTP luar Batam mencapai 199.473 jiwa, lebih tinggi dibanding tenaga kerja ber-KTP Batam yang tercatat sebanyak 177.830 jiwa.

Kondisi ini dinilai menjadi tantangan dalam upaya meningkatkan penyerapan tenaga kerja lokal di tengah pesatnya pertumbuhan industri di Batam.

Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, menegaskan bahwa persoalan ketenagakerjaan tidak bisa dilepaskan dari validitas data kependudukan yang akurat.

“Data tenaga kerja ini harus dipahami secara utuh. Dengan data yang valid, kita dapat merancang program yang tepat, baik untuk peningkatan kompetensi tenaga kerja lokal maupun menjaga keseimbangan kebutuhan industri,” ujarnya saat memimpin Rapat Koordinasi Sinkronisasi Data Kependudukan di Kantor BP Batam, Jumat (24/4/2026) malam.

BACA JUGA:  Li Claudia Chandra: Kunjungan Menteri Hukum Perkuat Sinergi untuk Masyarakat

Ia menjelaskan, Pemko Batam saat ini tengah memperkuat pembenahan data kependudukan sebagai dasar dalam menyusun kebijakan ketenagakerjaan yang lebih tepat sasaran. Pendataan berbasis RT dan RW telah dilakukan, namun masih ditemukan sejumlah ketidaksesuaian, seperti data penduduk pindah yang belum diperbarui hingga mobilitas antarwilayah yang belum tercatat optimal.

BACA JUGA:  Batam Dipercaya jadi Tuan Rumah Rembug Fiskal Nasional

Menurutnya, akurasi data sangat penting untuk memetakan kebutuhan riil pasar kerja, sekaligus memastikan masyarakat lokal memiliki peluang yang lebih besar dalam mengakses lapangan pekerjaan.

“Dengan data yang akurat, kita bisa merancang program peningkatan kualitas SDM, sehingga tenaga kerja Batam mampu bersaing dan terserap di dunia industri,” tambahnya.

Selain itu, Pemko Batam juga akan memperkuat pengendalian arus masuk penduduk secara terukur. Langkah ini dilakukan melalui pemantauan di sejumlah pintu masuk utama, seperti Pelabuhan Batu Ampar dan Sekupang, guna menjaga keseimbangan pasar tenaga kerja.

BACA JUGA:  Diskominfo Batam Pastikan Kerja Sama Media 2026 Berjalan Normal, 254 Media Lolos dan 26 Ditolak

Upaya ini juga diharapkan mampu mendukung perencanaan jangka panjang, mulai dari sektor pendidikan hingga kesiapan tenaga kerja di masa depan.

“Penataan ini bukan hanya untuk hari ini, tapi untuk memastikan generasi ke depan siap masuk dunia kerja dengan kompetensi yang sesuai kebutuhan industri,” tegasnya.

Dengan langkah tersebut, Pemko Batam berharap komposisi tenaga kerja dapat lebih seimbang, serta peluang kerja bagi masyarakat ber-KTP Batam semakin terbuka di tengah pertumbuhan ekonomi kota industri tersebut. (Btm/r)

  • Bagikan