“Bagi pelanggan golongan tarif R1/450 VA, diskon diberikan dengan langsung memotong tagihan rekening listrik pelanggan sebesar 50%. Apabila pelanggan golongan tarif R1/450 VA dirasa tidak mendapatkan diskon agar melaporkan ke Unit Pelayanan terdekat untuk dilakukan restitusi,” ujar Hamidi.
Sementara itu, untuk pelanggan besar seperti pelanggan industri dan bisnis, kami memberikan stimulus berupa Turun Daya Sementara (TDS). Maksud dari TDS adalah keringanan tagihan listrik berupa Penurunan Daya sampai level Terendah pada Kelompok Daya Listriknya sehingga Tagihan Biaya Beban yang dibayarkan oleh Pelanggan akan berkurang secara signifikan tiap bulan. Dengan kemudahan tersebut, pengusaha khususnya hotel dan restoran yang terkena dampak paling besar dapat menurunkan daya sementara serta pembebasan biaya penambahan daya kembali ke daya semula.
“Berbeda dengan induk perusahaan kami, PT PLN (Persero) dimana dana program stimulus listrik dapat diganti oleh Pemerintah. Namun, untuk bright PLN Batam, kami memberikan stimulus menggunakan anggaran sendiri dan tanpa ada penggantian,” tambahnya lagi.
“Hal ini sebagi bentuk komitmen kami, bright PLN Batam bukan hanya terus memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan dan masyarakat, tetapi juga komitmen untuk melakukan kepedulian sosial bagi masyarakat yang ada di Batam, Rempang dan Galang khususnya dan masyarakat Kepri pada umumnya,” pungkas Hamidi.
Untuk bulan Agustus depan, bertepatan dengan bulan Kemerdekaan, bright PLN Batam juga berencana kembali meluncurkan program Gratis Naik Daya (Granada) listrik, dalam rangka memperingati Kemerdekaan Republik Indonesia ke – 76.
Doa dan harapan bright PLN Batam semoga Covid-19 segera berakhir agar pembangunan dan roda perekonomian Batam dapat berjalan dan meningkat lebih baik lagi untuk kesejahteraan masyarakat Batam dan Masyarakat Provinsi Kepulauan Riau. ( Btm / r)







