NEWS VIDEO: Kebakaran Hebat Diduga Terjadi di Galangan Kapal PT ASL Shipyard Batu Aji Batam

  • Bagikan

BTM.CO.ID, BATAM –  Suasana di kawasan Batu Aji, Kota Batam, mendadak mencekam pada Minggu siang (25/1/2026). Sekitar pukul 14.00 WIB, kepulan asap hitam pekat membumbung tinggi ke udara, diduga akibat kebakaran hebat yang terjadi di galangan kapal PT ASL Shipyard.

Berdasarkan rekaman video dan foto yang beredar luas di media sosial, terlihat sebuah kapal berwarna putih yang sedang dalam kondisi docking atau menjalani perbaikan dilalap kobaran api.

Si jago merah tampak menjalar di bagian badan kapal, menciptakan pemandangan dramatis dan menegangkan.

BACA JUGA:  Cinema XXI Izinkan Pengunjung Bawa Tumbler Berisi Air Mineral ke Studio

Asap hitam tebal terlihat dari berbagai titik di sekitar Batu Aji, memicu kepanikan warga dan para pekerja industri di kawasan tersebut.

Sejumlah pekerja galangan dilaporkan berhamburan keluar area untuk menyelamatkan diri, khawatir api merembet ke kapal maupun fasilitas lain di sekitar lokasi.

BACA JUGA:  Ledakan Investasi Batam! Rp17,4 Triliun Mengalir, Singapura Jadi Pemain Utama!

Seorang saksi mata menyebutkan bahwa sumber asap berasal dari galangan kapal milik PT ASL Shipyard.

“Iya, terjadi kebakaran. Tapi belum diketahui kapal apa yang terbakar dan apakah ada korban. Yang jelas asap tebal itu berasal dari galangan kapal ASL,” ujar saksi mata di lokasi.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak PT ASL Shipyard maupun instansi terkait mengenai penyebab pasti kebakaran, besaran kerugian, serta kemungkinan adanya korban jiwa atau luka-luka akibat insiden tersebut.

BACA JUGA:  Kombes Pol Manang Soebeti Soroti Dugaan Konsultasi Pinjol Ilegal BAFI Group di Batam, Masyarakat Diminta Waspada

Sementara itu, petugas pemadam kebakaran dan aparat keamanan dilaporkan telah menuju lokasi kejadian untuk melakukan upaya pemadaman serta pengamanan area, guna mencegah api meluas ke kapal atau fasilitas galangan lainnya.

Perkembangan lebih lanjut terkait insiden kebakaran ini masih menunggu informasi resmi dari pihak berwenang. (Btm/DDR)


  • Bagikan