HEBOH DI NONGSA! Pria 23 Tahun Diduga Dikeroyok oleh Ayah, Kakak dan Pamannya

  • Bagikan

BTM.CO.ID, BATAM – Polsek Nongsa Polresta Barelang bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat melalui layanan darurat 110 terkait dugaan tindak pengeroyokan yang terjadi di Kavling Pertamina 2 Kabil, Kecamatan Nongsa, Minggu (24/5/2026) malam.

Respons cepat tersebut dilakukan guna memberikan perlindungan dan penanganan awal terhadap korban serta menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif. Penanganan langsung dilakukan oleh personel piket Polsek Nongsa sesaat setelah menerima laporan dari masyarakat.

Kegiatan tersebut berada di bawah penanggung jawab Kapolsek Nongsa, Kompol Eriman. Adapun personel yang hadir di lokasi kejadian yakni Piket Pawas Ipda Wirpatman, personel Piket Patroli Polsek Nongsa Bripka Niko dan Bripka Heri Herjoyo Gultom, serta personel Piket IK Polsek Nongsa.

BACA JUGA:  Ditlantas Polda Kepri Datangi SMKN 5 Batam, Siswa Diberi Edukasi soal Risiko Fatal di Jalan Raya

Berdasarkan laporan yang diterima melalui Call Center 110 sekitar pukul 20.30 WIB, dugaan pengeroyokan dialami seorang pria bernama Gabriel (23). Peristiwa tersebut diduga dilakukan oleh abang kandung, ayah kandung, dan paman korban yang dipicu persoalan keluarga.

Laporan itu disampaikan pelapor bernama Daput Simatupang melalui layanan pengaduan masyarakat Polri.

Kapolsek Nongsa Kompol Eriman mengatakan, setelah menerima informasi tersebut, personel piket Polsek Nongsa langsung menuju tempat kejadian perkara di Kavling Pertamina 2 Kabil, Kecamatan Nongsa.

“Setibanya di lokasi, petugas segera melakukan langkah pengamanan terhadap korban serta membawa korban ke Mako Polsek Nongsa guna membuat laporan polisi dan menjalani proses penanganan lebih lanjut. Langkah cepat tersebut dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas yang lebih luas di lingkungan masyarakat,” ujarnya.

BACA JUGA:  Polisi Ciduk WN Malaysia dalam Kasus Eksploitasi Seksual Anak Dibawah Umur di Batam

Dari hasil pengecekan awal, korban Gabriel mengalami luka di bagian kening dan perut akibat pukulan yang diduga dilakukan oleh kakak kandung korban.

Selain itu, korban juga diduga mengalami tindakan kekerasan berupa pijakan di bagian kepala. Saat kejadian berlangsung, ayah dan paman korban diduga memegang kedua tangan korban sehingga korban tidak dapat melakukan perlawanan.

“Saat ini pihak kepolisian masih melakukan pendalaman dan penyelidikan lebih lanjut terkait peristiwa tersebut,” tambahnya.

Respons cepat yang dilakukan personel Polsek Nongsa menjadi bukti nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan rasa aman. Dengan penanganan yang sigap, situasi di lokasi kejadian dapat segera dikendalikan sehingga kondisi tetap aman dan kondusif selama proses berlangsung.

BACA JUGA:  KSP Bantah Ahmad Rosano Jadi Staf Deputi I, Sebut Informasi Pelantikan Tidak Benar

Polresta Barelang melalui Polsek Nongsa juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan setiap kejadian yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat melalui layanan Call Center 110.

Layanan tersebut bebas pulsa dan siaga 24 jam untuk menerima pengaduan serta memberikan bantuan kepolisian secara cepat demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polresta Barelang. (Btm/r)

  • Bagikan