BI Kembali Salurkan Uang Tunai 6 Miliar Ke Lima Pulau di Kepri

BTM.CO.ID, BATAM – Bank Indonesia kembali melakukan kick off kas keliling di pulau terdepan, terluar dan terpencil (3T). Kali ini, BI bersama TNI AL dengan menggunakan kapal KRI Silas Papare membawa uang tunai sebesar Rp6 miliar untuk didistribusikan ke 5 pulau yang ada di Provinsi Kepri.

“Kepri yang perdana di tahun 2022 ini, kali ini kami akan distribusikan ke pulau Letung, Jemaja, Tarempak Kabupaten Anambas, pulau Serasan Kabupaten Natuna, Singkep Kabupaten Lingga dan pulau Kundur di Kabupaten Tanjungbalai Karimun,” kata Kepala Departemen Pengelolaan Uang BI, Marlison Hakim, Senin (13/1/2022) saat melepas Ekspedisi Rupiah Berdaulat Tahun 2022 di Dermaga Batu Ampar.

Kata dia, ekspedisi rupiah berdaulat Tahun 2022 ini sudah sesuai dengan undang-undang. Dimana, Bank Indonesia diamanahkan dan menjadi kewenangan dalam memenuhi kebutuhan uang di seluruh NKRI.

BACA JUGA:   Undian Hadiah Mobil Mitsubshi Xpander di Mega Mall Batam Center Akan Digelar 9 Januari 2022

“Sudah menjadi visi dan misi kami, bahwasannya peredaran uang rupiah di seluruh NKRI harus dipenuhi,” ucapnya.

Kata dia, uang bukan hanya sebagai transaksi saja, melainkan juga simbol negara, dimana lahirnya uang rupiah sejalan dengan bangsa Indonesia.”Dulu, setiap kerajaan memiliki mata uang masing-masing. Namun, pasca proklamasi semuanya menyatu, bisa dibilang, rupiah pemersatu bangsa,” ujarnya.

Kata Marlinson, tugas Bank Indonesia sangat berat dan memiliki tantangan cukup besar. Selain menyediakan uang rupiah juga harus menyebarkan ke seluruh Indonesia, termasuk ke pulau-pulau terpencil dan khususnya diperbatasan.

Kali ini sambungnya, misi BI tidak hanya memenuhi kebutuhan uang saja, tapi juga harus bisa memberikan edukasi kepada masyarakat di daerah 3T.

BACA JUGA:   Ombudsman Kepri Dukung Pembangunan SUTT 150 KV Bright PLN Batam, Lagat : Demi Peningkatan Pelayanan Kepada Masyarakat

“Misi Mao juga berikan edukasi, karena keberagaman tingkat pendidikan, kami
berikan informasi uang rupiah jangan sampai di lipat, jaga kondisi uang rupiah jangan sampai lusuh. Selain itu juga, pentingnya uang rupiah, jangan sampai masyarakat di daerah perbatasan menggunakan uang asing sebagai transaksi,” ujarnya.

Sementara tahun 2022 ini sambungnya, BI akan mengunjungi 16 Provinsi dengan 81 pulau-pulau disekitarnya. Sejak tahun 2011 hingga saat ini, BI telah melakukan kunjungan di 339 pulau di Indonesia dan masih banyak mengunjungi di pulau lainnya.

“Kedepannya kami akan lakukan dan memperluas jangkauannya,” ucapnya.

BACA JUGA:   BP Batam Dengan Kejaksaan Tinggi Kepri Lakukan Penandatanganan Pakta Integritas, Awasi Proyek Strategis

Sementara itu, Wakil Gubernur Provinsi Kepri, Marlin Agustina mengapresiasi yang dilakukan BI. Kata dia, program BI bagus selain memberikan kebutuhan uang, juga memberikan edukasi atau pemahaman tentang rupiah.

“Terimakasih kepada BI dan juga TNI AL, karena kegiatan ini sudah 10 tahun dilakukan,” ungkapnya.

Marlin mengatakan, dengan adanya edukasi dari BI, diharapkan bisa memberikan pengetahuan bagi masyarakat di daerah kepulauan tentang rupiah.”Dulu memang sebagian masyarakat di Batam banyak menggunakan uang sing sebagai transaksi. Kalau ada edukasi seperti BI ini, maka kita lebih tahu bagaimana memberlakukan rupiah dengan baik, seperti bagaimana cara menyimpan, uang rupiah jangan sampai lusuh, dilipat dan lain sebagainya,” ungkapnya.( BTM /r)