Investasi Bandara Batam Capai Rp 6,9 Triliun, Untung BP Batam Diperkirakan Rp 34,58 triliun

  • Bagikan

BTM.CO.ID, BATAM – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto hadir secara virtual saat penandatanganan kerjasama antara Bp Batam dan PT Bandara Internasional Batam Selasa (21/12/2021) siang.

Dalam sambutannya, Menko Erlangga mengungkapkan,  nilai investasi proyek pengembangan bandara hang Nadim Batam ini  sebesar Rp6,9 triliun dan berlangsung selama 25 tahun. Diharapkan memberi manfaat ( untung) pada BP Batam sebesar Rp34,58 triliun.

Dalam arahannya, Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengharapkan usai penandatanganan PKS ini pembangunan pengembangan Bandara Hang Nadim dapat segera dilakukan.

BACA JUGA:  LIVE STREAMING: Presiden Prabowo Hadiri Retreat Ketua DPRD se-Indonesia


Erlangga juga menyebut PKS ini juga menandakan era baru bagi Batam khususnya.

“Diharapkan pelaksanaan ini (PKS) sudah dapat dijalankan paling lambat enam bulan setelah penandatangan kerja sama ini,” harap Erlangga .

Erlangga mengungkapkan nilai investasi proyek ini sebesar Rp6,9 triliun dan berlangsung selama 25 tahun. Diharapkan memberi manfaat pada BP Batam sebesar Rp34,58 triliun.

“Namun dampak tidak langsungnya diharapkan dalam lima tahun ke depan pelayanan penumpang dua kali lipat dan pelayanan kargo menimal 1,5 kali lipat dihitung dari capaian 2019 sebelum pandemi,” kata Erlangga.

BACA JUGA:  NEWS VIDEO: Presiden Prabowo Pimpin Pelantikan Hakim MK, Ombudsman RI, dan Duta Besar di Istana Negara

Dikatakan Erlangga ada banyak peluang dengan pengembangan Bandara Hang Nadim ini, di antaranya membuka lalu lintas penerbangan domestik maupun internasional, jalur perdagangan ke Tiongkok, membuka pasar ke Korea, dan kawasan lainnya.

“Mendukung perjalanan Haji dan Umrah, pengembangan pariwisata yang kalaboratif, dan mendorong Batam menjadi hub logistic, airo city, serta jembatan kerja bersama, maju bersama, dan maju bersama Indonesia dan Korea,” kata Erlangga.

BACA JUGA:  NEWS VIDEO: Presiden Prabowo Pimpin Pelantikan Hakim MK, Ombudsman RI, dan Duta Besar di Istana Negara

Erlangga juga mengatakan pengembangan Bandara Hang Nadim juga akan berdampak pada peintegrasian Kawasan Batam, Bintan, Karimun (KBBK), dengan terbukannya akses perjalanan langsung terutama ke Korea, Tiongkok, dan beberapa negara lain. Selain itu juga bisa mendorong terbukanya agrikultur produk dari kawasan BBK untuk dapat diekspor ke berbagai negara. ( BTM / emr/ddr )

  • Bagikan