BTM.CO.ID, BATAM — Tim gabungan Polresta Barelang berhasil menggerebek sebuah gudang penyimpanan barang impor bekas (balpres) ilegal di kawasan Tanjung Uncang, Kecamatan Sagulung, Kota Batam, pada Sabtu (8/11/2025) siang.
Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan 25 orang laki-laki beserta sejumlah kendaraan yang diduga digunakan untuk aktivitas bongkar muat barang impor ilegal.
Kapolresta Barelang Kombes Pol Zaenal Arifin, S.I.K memimpin langsung penindakan tersebut. Operasi dilakukan sebagai tindak lanjut dari laporan masyarakat mengenai adanya aktivitas bongkar muat mencurigakan yang diduga berasal dari luar negeri.
“Setibanya tim di lokasi, ditemukan aktivitas bongkar muat kontainer ke truk pengangkut yang diduga berisi barang impor bekas tanpa dokumen resmi,” ungkap Kombes Pol Zaenal Arifin.
Dalam penindakan itu, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa dua unit kontainer, tiga unit truk, serta dua dokumen pengiriman barang. Selain itu, 25 orang pekerja yang berada di lokasi — terdiri dari sopir dan juru bongkar muat — turut diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Kapolresta Barelang menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta menekan peredaran barang impor ilegal yang dapat mengganggu stabilitas ekonomi.
“Penindakan ini adalah bentuk komitmen Polresta Barelang dalam memutus mata rantai peredaran barang impor ilegal yang melanggar hukum dan berpotensi merugikan negara,” tegasnya.
Saat ini, seluruh barang bukti dan 25 orang yang diamankan telah dibawa ke Mapolresta Barelang untuk proses penyelidikan lebih lanjut oleh tim penyidik.
Kapolresta Barelang juga memberikan apresiasi kepada masyarakat yang telah memberikan informasi hingga operasi bisa dilaksanakan tepat sasaran. Ia mengimbau warga untuk terus berperan aktif menjaga keamanan dan melaporkan setiap aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.
“Kami sangat mengapresiasi peran masyarakat. Mari bersama menjaga kamtibmas di Kota Batam agar tetap kondusif,” tutupnya. (btm/r)








