BTM.CO.ID, JAKARTA – Indonesia dinilai berada dalam posisi kuat menghadapi potensi ancaman fenomena iklim El Nino. Hal ini didukung oleh cadangan beras nasional yang mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan bahwa stok beras pemerintah saat ini telah mencapai sekitar 4,5 juta ton. Jumlah tersebut bahkan diproyeksikan terus meningkat hingga menembus 5 juta ton dalam waktu dekat.
Tidak hanya mengandalkan stok di gudang pemerintah, ketersediaan pangan nasional juga diperkuat oleh cadangan di sektor hotel, restoran, dan kafe (horeka) yang diperkirakan mencapai 12,5 juta ton. Selain itu, potensi panen atau standing crop turut memberikan kontribusi signifikan dengan estimasi mencapai 11 juta ton.
Dengan total ketersediaan tersebut, kebutuhan pangan nasional dipastikan dalam kondisi aman hingga sekitar 11 bulan ke depan. Kondisi ini menjadi modal penting dalam menjaga stabilitas pangan di tengah ancaman cuaca ekstrem.
Pemerintah pun tidak tinggal diam. Sejumlah langkah mitigasi telah disiapkan untuk mengantisipasi dampak El Nino, di antaranya penguatan pompanisasi, optimalisasi jaringan irigasi, serta pemanfaatan lahan rawa guna menjaga keberlanjutan produksi pertanian.
Dengan kombinasi stok yang melimpah dan strategi yang terukur, pemerintah memastikan ketahanan pangan nasional tetap terjaga. Ancaman El Nino pun dinilai tidak lagi menjadi risiko besar, seiring kuatnya produksi dan tingginya cadangan pangan nasional. (Btm/r)








