BTM.CO.ID, BATAM – Manajemen Luxor Spa & Massage Batam akhirnya memberikan klarifikasi terkait video promosi yang viral di media sosial karena menampilkan sejumlah terapis perempuan hanya mengenakan bikini yang dipadukan dengan kain tipis.
Video yang diunggah melalui akun Instagram resmi Luxor Spa & Massage tersebut memicu beragam tanggapan dari masyarakat. Sejumlah warganet menilai konten itu lebih menonjolkan penampilan fisik dibandingkan layanan relaksasi dan perawatan tubuh yang menjadi fokus usaha spa.
Menanggapi polemik tersebut, perwakilan Manajemen Luxor Spa & Massage, Alvin, menjelaskan bahwa unggahan tersebut merupakan kekeliruan dalam proses publikasi oleh tim pemasaran dan media sosial.
“Menanggapi beredarnya unggahan promosi yang menampilkan konten menggunakan bikini di media sosial kami, bersama ini kami menyampaikan klarifikasi bahwa unggahan tersebut merupakan kekeliruan dalam proses publikasi konten oleh tim pemasaran dan media sosial kami,” ujar Alvin kepada btm.co.id, Senin (27/7/2026).
Alvin menegaskan materi promosi tersebut tidak mencerminkan standar, nilai, maupun kebijakan perusahaan dalam memasarkan layanan.
“Konten tersebut tidak mencerminkan standar, nilai, maupun kebijakan perusahaan dalam melakukan promosi. Setelah kami mengetahui adanya kekeliruan tersebut, kami segera melakukan evaluasi internal dan mengambil tindakan dengan menurunkan (take down) konten tersebut dari seluruh platform media sosial kami,” katanya.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas polemik yang muncul serta memastikan perusahaan akan memperketat proses evaluasi seluruh materi promosi agar kejadian serupa tidak terulang.
“Kami menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan. Ke depan, kami akan memperketat proses evaluasi dan persetujuan seluruh materi promosi agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” ujarnya.
Alvin menambahkan, layanan yang diberikan Luxor Spa & Massage berfokus pada kebugaran dan relaksasi.
“Layanan yang kami berikan adalah healthy massage. Kami menyediakan jasa kebugaran seperti traditional massage, kolam air dingin dan panas, serta sauna (mandi uap),” jelasnya.
Sebelumnya, video promosi yang menampilkan terapis berbusana minim menjadi perbincangan luas di media sosial. Tayangan tersebut memicu pro dan kontra karena dinilai tidak mencerminkan citra layanan spa yang identik dengan perawatan kesehatan, relaksasi, dan kebugaran tubuh.
Menanggapi viralnya video tersebut, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, Ardiwinata, mengatakan pihaknya akan memanggil pengelola Luxor Spa & Massage untuk meminta klarifikasi.
“Dari informasi yang kami dapat, kami dari Disbudpar akan memanggil pengelolanya untuk klarifikasi,” ujar Ardiwinata kepada awak media, Senin (27/7/2026).
Menurut Ardiwinata, konsep promosi tersebut tidak sejalan dengan arah pengembangan pariwisata Kota Batam yang selama ini mengedepankan berbagai potensi wisata.
“Tentu tidak baik, karena pariwisata Batam dikemas sebagai destinasi wisata kuliner, sport tourism, MICE, budaya, religi, marine tourism, agrowisata, ekowisata, hingga wisata belanja,” tegasnya. (Btm/ddr)
