Amsakar Tegaskan Penataan Pot Bougenville di Batam Tanpa APBD, Didanai CSR dan Dana Pribadi Li Claudia Chandra

  • Bagikan

BTM.CO.ID, BATAM – Penataan fasilitas umum dan taman kota di Batam terus dilakukan untuk memperindah wajah kota. Program ini mendapat perhatian publik setelah pemasangan pot bunga di sejumlah ruas jalan dinilai membuat Batam semakin estetik.

Penataan tersebut merupakan bagian dari gebrakan Wakil Kepala BP Batam sekaligus Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, yang sebelumnya juga melakukan penertiban papan reklame atau baliho di berbagai titik jalan utama.

Kini, melalui program lanjutan, sejumlah ruas jalan dihiasi tanaman bougenville dalam pot yang tertata rapi. Kehadiran tanaman ini tidak hanya mempercantik kota, tetapi juga menciptakan suasana yang lebih asri dan nyaman bagi pengguna jalan.

BACA JUGA:  NEWS VIDEO: Penutupan MTQH XXXIV Kota Batam Berlangsung Khidmat, Sagulung Raih Juara Umum

Meski demikian, program ini sempat menuai pertanyaan dari sebagian kalangan, terutama terkait sumber anggaran dan mekanisme pengadaan pot bunga tersebut.

Menanggapi hal itu, Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menegaskan bahwa penataan tersebut tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Menggunakan dana CSR dan kontribusi pribadi ibu wakil (Li Claudia Chandra),” ujar Amsakar kepada awak media, jum’at (17/4/2026).

Sebelumnya, Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, juga memastikan bahwa seluruh pembiayaan program berasal dari dana Corporate Social Responsibility (CSR) yang dihimpun dari berbagai perusahaan swasta.

Menurutnya, pemanfaatan dana CSR merupakan bentuk kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha dalam mendukung pembangunan kota tanpa membebani keuangan negara maupun daerah.

“Program ini tidak menggunakan APBN maupun anggaran operasional BP Batam, melainkan berasal dari kontribusi pihak ketiga melalui skema CSR sehingga tidak membebani keuangan negara,” tegasnya.

Ia menjelaskan, penataan pot bougenville merupakan bagian dari program penataan kawasan guna meningkatkan estetika kota. Pemilihan tanaman bougenville juga didasarkan pada karakteristiknya yang tahan terhadap iklim tropis, minim perawatan, serta tetap mampu tumbuh di lingkungan perkotaan yang panas.

Selain itu, penempatan pot juga akan dilakukan penyesuaian agar tidak mengganggu pengguna jalan. BP Batam berencana mengatur ulang jarak pot dengan bahu jalan sekitar lima meter guna memberikan ruang bagi kendaraan darurat.

BP Batam juga mengajak masyarakat untuk turut menjaga fasilitas tersebut agar keindahan kota dapat dinikmati dalam jangka panjang. (Btm/r/ddr)

  • Bagikan