BTM.CO.ID, BATAM – BP Batam bersama unsur TNI, Polri, dan Satpol PP menggelar rapat koordinasi pembentukan Satuan Tugas Pengamanan Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP) Bandara Hang Nadim, Jumat (17/4/2026).
Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, mengatakan langkah ini merupakan upaya serius pemerintah dalam melindungi kawasan strategis bandara, sekaligus menindak aktivitas tambang pasir ilegal yang berpotensi merusak lingkungan serta mengganggu keamanan wilayah KKOP.
“Kami ingin memastikan bahwa kawasan strategis di sekitar Bandara Hang Nadim tetap aman, tertib, dan sesuai peruntukannya. Sinergi antara BP Batam, TNI, Polri, dan pemerintah daerah menjadi kunci agar penanganan di lapangan berjalan efektif,” ujarnya.
Pembentukan Satgas PAM KKOP disepakati sebagai langkah percepatan penanganan di lapangan. Tim ini terdiri dari Ditpam BP Batam, TNI, Polri, serta instansi terkait yang akan bekerja secara terpadu untuk memperkuat pengawasan, pengamanan, dan penegakan aturan di kawasan sekitar bandara.
Dalam waktu dekat, satgas gabungan akan langsung bergerak melakukan patroli berkala, pemantauan intensif, serta penertiban terhadap aktivitas tambang pasir ilegal.
Sebagai langkah tegas dan preventif, jalur keluar-masuk yang selama ini digunakan kendaraan truk maupun alat berat menuju lokasi tambang ilegal juga akan ditutup.
Langkah ini diharapkan mampu menjaga keselamatan operasional penerbangan sekaligus melindungi kawasan strategis dari aktivitas ilegal yang berpotensi menimbulkan dampak jangka panjang bagi lingkungan dan keamanan wilayah. (Btm/r)









