BTM.CO.ID, BATAM – Polresta Barelang mengungkap kasus pencurian dengan kekerasan (curas) yang terjadi di Jalan Borobudur, tepatnya di depan Perumahan Pertamina, Kelurahan Kampung Seraya, Kecamatan Batu Ampar, Batam.
Dalam kasus tersebut, seorang warga negara Malaysia berinisial KCL (41) diamankan polisi setelah merampas mobil (Mencuri) milik seorang warga berinisial NS (48). Pelaku diduga mengancam korban menggunakan pisau dan senjata airsoft gun.
Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian materiil mencapai Rp292 juta serta luka lecet pada bagian tangan kanan.
Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Agung Tri Poerbowo, mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (5/11/2026) sekitar pukul 14.30 WIB.
Berdasarkan hasil penyelidikan, kejadian bermula ketika korban mendatangi Samsat Corner Harbourbay untuk membayar pajak kendaraan. Setelah menyelesaikan urusannya, korban kemudian menuju mesin ATM Bank Mandiri.
Saat hendak pulang menggunakan mobilnya, pelaku tiba-tiba masuk ke dalam kendaraan dan meminta korban mengantarkannya meninggalkan kawasan Harbourbay.
Namun, setibanya di Jalan Borobudur, pelaku justru melancarkan aksinya. Ia mengancam korban menggunakan sebilah pisau dan senjata airsoft gun, kemudian meminta korban mentransfer sejumlah uang ke rekening miliknya.
Merasa terancam, korban berusaha meminta pertolongan dengan berteriak. Pelaku yang panik kemudian mendorong korban keluar dari mobil dan membawa kabur kendaraan beserta barang-barang milik korban.
“Modusnya, pelaku berpura-pura menjadi korban penipuan dan meminta bantuan kepada korban untuk diantarkan ke kantor polisi. Namun, saat di perjalanan, pelaku justru melakukan pencurian dengan kekerasan,” jelas Agung dalam konferensi pers di Lobby Polresta Barelang, Jumat (6/11/2026).
Pengungkapan kasus ini bermula ketika anggota Sat Samapta Polresta Barelang, Briptu Genta, sedang melaksanakan pengamanan objek vital di Bank BCA KCU Batam.
Saat itu, ia mendengar teriakan warga yang menginformasikan adanya seseorang melarikan diri setelah menabrak anggota Satlantas Polresta Barelang. Orang tersebut juga disebut membawa senjata dan menodong warga.






