NEWS VIDEO: PT Tanjung Sauh Power Raih Penghargaan PMDN dengan Realisasi Investasi Terbesar di Batam

  • Bagikan

BTM.CO.ID, BATAM – PT Tanjung Sauh Power meraih penghargaan kategori Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dengan realisasi investasi terbesar di Kota Batam dalam ajang Anugerah Investasi BP Batam 2026.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi perusahaan dalam mendorong pertumbuhan investasi sekaligus mendukung pengembangan sektor energi di Batam.

Direktur Keuangan PT Tanjung Sauh Power, Lamasi Banjar Nahor, menyampaikan apresiasi kepada BP Batam atas dukungan yang diberikan terhadap investasi perusahaan, khususnya dalam pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Tanjung Sauh.

“Kami dari manajemen PT Tanjung Sauh Power di bawah naungan Panbil Group mengucapkan banyak terima kasih kepada BP Batam yang telah membantu investasi PLTU Tanjung Sauh. Pembangkit ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pasokan listrik Batam pada masa mendatang,” ujarnya.

Ia mengatakan, pembangunan proyek PLTU Tanjung Sauh masih berlangsung. Karena itu, pihaknya berharap dukungan BP Batam terus berlanjut agar proses investasi dan pembangunan dapat berjalan dengan baik.

BACA JUGA:  LIVE STREAMING: Anugerah Investasi 2026 BP Batam Usung Tema The Rise of Bandar Dunia Madani, Perkuat Kepercayaan Investor

“Proyek ini masih berjalan. Kami meminta bantuan BP Batam agar investasi di Tanjung Sauh dapat berjalan dengan baik pada masa mendatang,” katanya.

Sebagai informasi, PLTU Tanjung Sauh merupakan proyek pembangkit listrik berkapasitas 300 megawatt (MW) yang dibangun di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Sauh, Kota Batam, Kepulauan Riau.

Pengembangan pembangkit tersebut diharapkan dapat memperkuat ketersediaan pasokan listrik untuk mendukung pertumbuhan industri, investasi, dan aktivitas ekonomi Batam pada masa mendatang.

Penghargaan bagi PT Tanjung Sauh Power diserahkan dalam rangkaian Anugerah Investasi BP Batam 2026 yang digelar di Grand Mercure Batam, Jumat (30/10/2026).

Kegiatan tersebut mengusung tema The Rise of Bandar Dunia Madani: Merawat Kepercayaan, Merayakan Transformasi.

BACA JUGA:  Air Batam Mati Usai Listrik Padam, Dirut PLN Kwin Fo "Sentil" ABH soal Genset

BP Batam menyelenggarakan ajang ini sebagai bentuk apresiasi kepada para investor, baik penanaman modal asing (PMA) maupun penanaman modal dalam negeri (PMDN), yang berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Batam.

Kegiatan ini turut dihadiri Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, serta Wakil Kepala BP Batam sekaligus Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra. Hadir pula unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua DPRD Kota Batam, para deputi dan pejabat tinggi BP Batam, serta sejumlah pejabat Pemerintah Kota Batam.

Dalam sambutannya, Amsakar menegaskan bahwa keunggulan geografis menjadi salah satu modal utama Batam dalam menarik investasi, meskipun daerah ini memiliki keterbatasan sumber daya alam.

Menurutnya, keunggulan tersebut perlu dimaksimalkan untuk menciptakan nilai tambah dan memperkuat posisi Batam sebagai kawasan perdagangan bebas serta pusat industri yang kompetitif.

“Batam memiliki keterbatasan sumber daya alam, tetapi di sisi lain Batam ditakdirkan memiliki keunggulan geografis yang luar biasa. Bagaimana kita menciptakan nilai tambah dari geografis Batam ini? Tidak keliru Batam sebagai kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas,” ujarnya.

BACA JUGA:  Rekrutmen BP Batam: Formasi Administrasi Diserbu 1.354 Pendaftar, Analis Infrastruktur Air Hanya 6 Orang

Amsakar juga menyampaikan bahwa realisasi investasi Batam telah mendekati Rp60 triliun, sementara target investasi sepanjang 2026 ditetapkan sebesar Rp70 triliun.

“Kontribusi Batam terhadap investasi bagi negara sangat besar. Investasi di Batam sudah mendekati Rp60 triliun. Target tahun 2026 sebesar Rp70 triliun. Saya optimistis dapat terwujud,” katanya.

Melalui Anugerah Investasi 2026, BP Batam berharap kepercayaan investor terus terjaga sehingga semakin banyak pelaku usaha yang menanamkan modal dan mengembangkan bisnisnya di Batam.

Dukungan investasi di berbagai sektor, termasuk energi, diharapkan mampu memperkuat daya saing Batam sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi nasional. (Btm/ddr)

  • Bagikan