Investor Global Antre Masuk Batam, BP Batam Siapkan Karpet Merah untuk Industri Hijau dan Manufaktur Bernilai Tinggi

  • Bagikan
Foto ilustrasi kawasan pelabuhan dan industri kota Batam dihasilkan artificial intelligence (AI) Gemini dari Google - btm.co.id

Raksasa Energi Bersih Tiongkok Lirik Batam

Pada hari yang sama, Fary Francis juga menerima audiensi PT Cemara Industrial Park yang dipimpin Direktur Utama Ong Siao Oei.

Dalam pertemuan tersebut, PT Cemara Industrial Park memperkenalkan rencana kerja sama dengan GCL (Golden Concord Holdings Limited), salah satu perusahaan energi bersih dan manufaktur terbesar asal Tiongkok yang memiliki jaringan bisnis global.

GCL disebut tertarik menjajaki peluang investasi strategis di Batam, khususnya pada sektor energi terbarukan dan pengembangan green industrial park atau kawasan industri hijau yang saat ini menjadi tren investasi dunia.

BACA JUGA:  Li Claudia Chandra Jajal Jet Ski di Infinity Bengkong, Dukung Promosi Wisata Batam

Minat perusahaan berskala global tersebut menunjukkan bahwa Batam mulai dipandang sebagai lokasi yang potensial untuk mendukung transformasi industri berkelanjutan, sejalan dengan meningkatnya kebutuhan energi bersih dan komitmen dunia terhadap pengurangan emisi karbon.

BP Batam Janjikan Kemudahan Investasi

Menanggapi rencana investasi tersebut, Fary Francis menegaskan bahwa BP Batam siap memberikan dukungan penuh agar investasi dapat terealisasi dengan cepat dan memberikan dampak nyata bagi perekonomian daerah.

BACA JUGA:  BP Batam Terima Audiensi Pengurus PMII, Bahas Isu Strategis Pembangunan Batam

Menurutnya, kemudahan perizinan, kepastian hukum, serta ketersediaan infrastruktur menjadi faktor utama yang terus diperkuat untuk menarik investor kelas dunia.

“Kami berkomitmen penuh untuk memberikan karpet merah bagi investor melalui kemudahan perizinan, kepastian hukum, serta kesiapan infrastruktur modern demi mewujudkan Batam sebagai hub industri hijau yang berdaya saing global,” tegasnya.

Perkuat Posisi Batam sebagai Magnet Investasi

Masuknya investor di sektor manufaktur, kawasan industri, dan energi hijau diperkirakan akan semakin memperkuat posisi Batam sebagai salah satu destinasi investasi unggulan nasional.

BACA JUGA:  Pantau Langsung Proyek Jalan dan Drainase, Li Claudia Pastikan Pengerjaan Berjalan Optimal

Selain berpotensi menghadirkan investasi bernilai besar, proyek-proyek tersebut juga diharapkan mampu menciptakan ribuan lapangan kerja baru, meningkatkan daya saing industri lokal, serta mendorong pertumbuhan ekonomi Kepulauan Riau secara berkelanjutan.

Dengan dukungan infrastruktur yang terus berkembang dan komitmen pemerintah dalam memberikan kemudahan berusaha, Batam kini semakin dilirik sebagai gerbang investasi internasional yang menghubungkan Indonesia dengan pasar Asia dan dunia.

  • Bagikan