DUH! Air Moya di Kantor DPRD Batam Mati, Warga : Mau Salat Jadi Terkendala

  • Bagikan

BTM.CO.ID, BATAM – Air bersih di kawasan Batam Center, Kamis (15/6/2023) mati. Termasuk di Kantor DPRD Batam. Akibatnya pegawai dan pengunjung kesulitan ketika ke toilet dan salat di musala dewan.

“Tadi siang awalnya mengecil, tapi sore ini sudah mati,” ungkap salah seorang pegawai dewan yang terpaksa keluar lagi dari toilet karena air aliran sudah sangat kecil.

Pegawai lainnya khawatir jika pengunjung terutama tamu dari luar Batam yang ke toilet dan mendapati tidak ada air dan tentunya itu akan menciptakan citra buruk.

BACA JUGA:  NEWS VIDEO: Kuasa Hukum Heran Orang Tua Korban Dugaan Bullying di Playgroup Djuwita Justru Jadi Tersangka

“Untung udah sore, kalau siang kan banyak tamu,” ujar pegawai lainnya.

Sementara, Rio salah seorang warga yang ditemui di musala DPRD Batam terpaksa mengurungkan niatnya untuk salat Asar, karena air tak mengalir lagi sama sekali. Tak hanya Rio, ada beberapa orang lainnya terpaksa memakai sepatu kembali karena tak bisa menunaikan salat karena tak adanya air.

BACA JUGA:  Muhammad Syafei Hadiri Paripurna LHP BPK, Apresiasi Kepri Raih WTP ke-16 Kali Berturut-turut

Matinya air di kawasan Batam Center sejak siang dibenarkan, Corporate Communication (Corcom) PT Air Batam Hilir (PT MOYA Indonesia) Ginda Alamsyah. Kata Ginda, air mati karena adanya kebocoran pipa di dekat Poltek Batam, Batam Center. Akibatnya beberapa wilayah terdampak, di antaranya Crown Hill, Citra Batam, Greenland, Kompleks Pemerintahan Pemko dan BP Batam, Belian, Livia Garden, Seruni, Roya Grande, Kintamani, Citra Indah, Palm Spring, Bengkong Nusantara dan sekitarnya.(btm /ara)

BACA JUGA:  NEWS VIDEO: Kuasa Hukum Heran Orang Tua Korban Dugaan Bullying di Playgroup Djuwita Justru Jadi Tersangka
  • Bagikan