Sekolah Terintegrasi di Rempang, Yayasan Merah Putih Raih Penghargaan BP Batam 2026

  • Bagikan

BTM.CO.ID, BATAM – Yayasan Merah Putih menerima penghargaan kategori Penggerak Investasi Berdampak Sosial dalam ajang Anugerah Investasi BP Batam 2026. Penghargaan ini diberikan atas kontribusi yayasan dalam mendorong pembangunan sektor pendidikan melalui proyek Sekolah Merah Putih Terintegrasi di kawasan Rempang, Batam.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam acara Anugerah Investasi BP Batam 2026 di Grand Mercure Batam Centre, Jumat (30/10/2026) malam.

Mengusung tema “The Rise of Bandar Dunia Madani: Merawat Kepercayaan, Merayakan Transformasi”, ajang ini menjadi bentuk apresiasi BP Batam kepada investor dan pelaku usaha yang berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi serta pembangunan sosial di Kota Batam.

Bagi Yayasan Merah Putih, penghargaan tersebut menjadi bentuk pengakuan atas upaya menghadirkan investasi yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan ekonomi, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya melalui peningkatan akses pendidikan.

Ketua Yayasan Merah Putih, Eddy Husie, menyampaikan terima kasih kepada BP Batam serta seluruh pihak yang telah mendukung pembangunan Sekolah Merah Putih Terintegrasi.

Ia mengatakan, pembangunan sekolah tersebut merupakan hasil kolaborasi dan semangat gotong royong berbagai kalangan dunia usaha, mulai dari pengusaha hingga pemilik toko dan pengelola pusat perbelanjaan.

BACA JUGA:  PT Tri Tunas Bangun Perkasa Tunas Group Raih Penghargaan Investasi Properti Terbesar di Batam

“Terima kasih banyak atas penghargaan yang diberikan kepada Yayasan Merah Putih. Kami juga menyampaikan apresiasi kepada para pengusaha yang telah memberikan dukungan sehingga kami bisa membangun Sekolah Merah Putih Terintegrasi. Ini tentu merupakan hasil gotong royong para pengusaha,” ujar Eddy.

Menurutnya, dukungan berbagai pihak menjadi kekuatan penting dalam merealisasikan fasilitas pendidikan yang diharapkan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Eddy juga mengapresiasi BP Batam yang memberikan perhatian terhadap investasi berdampak sosial sebagai bagian dari upaya mendorong pembangunan Batam.

“Investasi itu bukan hanya soal kegiatan usaha, tetapi juga bagaimana memberikan dampak dan menjadi bagian dari upaya menjadikan Batam sebagai kota modern,” ungkapnya.

Salah satu langkah konkret Yayasan Merah Putih dalam mewujudkan investasi sosial tersebut adalah pembangunan Sekolah Merah Putih Terintegrasi di kawasan Rempang.

Pembangunan sekolah ini resmi dimulai melalui seremoni peletakan batu pertama dan pemasangan tiang pancang perdana pada 24 September 2026.

BACA JUGA:  Li Claudia Sebut Izin Cut and Fill Bukit Hotel Vista Terbit Sebelum Kepemimpinannya, Siapa Penerbitnya?

Sekolah tersebut dirancang berdiri di atas lahan seluas 18,5 hektare dengan konsep pendidikan terpadu untuk jenjang sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), hingga sekolah menengah atas (SMA).

Selain fasilitas pembelajaran, kawasan pendidikan ini juga dirancang dilengkapi asrama siswa dan guru, perpustakaan, fasilitas olahraga, kolam renang, gedung serbaguna, serta berbagai sarana pendukung lainnya.

Konsep pendidikan berasrama atau boarding school yang diterapkan diharapkan dapat menciptakan lingkungan belajar yang terintegrasi, sekaligus mendukung pengembangan karakter dan potensi peserta didik.

Sekolah ini juga direncanakan menyediakan pendidikan tanpa biaya dengan memprioritaskan anak-anak berprestasi, keluarga prasejahtera, serta putra-putri dari wilayah Rempang dan Galang.

Dalam merealisasikan proyek tersebut, Yayasan Merah Putih menghimpun dukungan dari kalangan pengusaha dan dunia usaha. Sementara itu, BP Batam turut mendukung penyediaan lahan serta pengawalan proses perizinan.

Pembangunan fisik sekolah ditargetkan rampung pada akhir 2028.

Kehadiran Sekolah Merah Putih Terintegrasi menjadi salah satu bentuk kolaborasi dunia usaha dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia di Batam.

BACA JUGA:  NEWS VIDEO: Anugerah Investasi 2026, BP Batam Optimistis Target Investasi Rp70 Triliun Tercapai

Di tengah perkembangan Batam sebagai kawasan industri, perdagangan, investasi, dan pariwisata, peningkatan kualitas pendidikan menjadi faktor penting dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan masa depan.

Melalui pembangunan sekolah tersebut, Yayasan Merah Putih berupaya menghadirkan fasilitas pendidikan yang dapat memperluas akses belajar sekaligus membuka peluang bagi anak-anak untuk memperoleh pendidikan yang lebih baik.

Inisiatif ini juga menunjukkan bahwa tanggung jawab sosial dunia usaha dapat diwujudkan melalui program yang manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.

Dengan target penyelesaian pada akhir 2028, Sekolah Merah Putih Terintegrasi di Rempang diharapkan menjadi investasi jangka panjang dalam pembangunan sumber daya manusia, khususnya bagi masyarakat di kawasan hinterland Batam.

Penghargaan dari BP Batam tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, yayasan, dan dunia usaha dalam mendorong pembangunan Batam yang tidak hanya bertumpu pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga kemajuan sosial masyarakat. (Btm/ddr)

  • Bagikan