Rumah Ambruk Diterjang Puting Beliung, PT MEG dan Artha Graha Peduli Pulihkan Harapan Warga Galang

  • Bagikan

BTM.CO.ID, BATAM – Bencana datang dalam hitungan menit, tetapi meninggalkan kerusakan yang harus dipulihkan berhari-hari. Begitulah yang dialami sejumlah warga di Dapur 3, Pulau Galang, Batam, Kepulauan Riau, ketika angin puting beliung menerjang kawasan permukiman mereka beberapa waktu lalu.

Atap dan bagian rumah rusak hingga sebagian bangunan tak lagi dapat ditempati. Di tengah kondisi tersebut, harapan warga perlahan kembali tumbuh setelah PT Makmur Elok Graha (MEG) bersama Artha Graha Peduli turun tangan membantu merenovasi sejumlah rumah yang terdampak.

Bagi keluarga Sofia Nasika Ginting, bantuan tersebut bukan sekadar perbaikan bangunan. Lebih dari itu, renovasi rumah menjadi bagian dari upaya mengembalikan rasa aman setelah mereka mengalami langsung dahsyatnya angin puting beliung.

Sofia masih mengingat jelas bagaimana kabar buruk tentang rumahnya datang ketika dirinya sedang bekerja.

“Sekitar jam 02.52, ibu saya menelepon. Katanya rumah saya sudah terangkat semua, sudah ambruk karena angin kuat, angin puting beliung,” tutur Sofia.

BACA JUGA:  Yuwanki Komisaris Planet Group Batam Masuk DPO Bareskrim Terkait Narkoba, Dikabarkan Kabur ke Singapura

Mendengar kabar tersebut, Sofia langsung meninggalkan tempat kerja dan pulang untuk melihat kondisi keluarganya.

Di rumah, sang ibu ternyata masih menyimpan cerita yang lebih menggetarkan. Saat kejadian berlangsung, ia hanya berada bersama salah seorang anaknya.

Petir terlebih dahulu menggelegar. Tak lama berselang, angin kencang datang menerjang rumah.

“Petir sekali, langsung anginnya datang. Langsung dihantam, langsung masuk ke sini,” kenangnya.

Situasi berlangsung begitu cepat. Sang ibu mengaku tidak sempat berbuat banyak. Dalam kondisi panik, ia hanya bisa bertahan di dalam rumah bersama anaknya.

“Ibu enggak bisa apa-apa. Ibu hanya diam dalam rumah,” ujarnya.

Hembusan angin tersebut hanya berlangsung beberapa menit. Namun, setelah angin mereda, kondisi rumah sudah berubah.

“Langsung berapa menit itu, langsung hilang. Itu pun sudah hancur semua,” katanya.

BACA JUGA:  Polresta Barelang Gelar Sertijab Kasat Reskrim, Kasat Polairud dan Empat Kapolsek

Yang membuat situasi semakin mencekam, ketika bencana terjadi kondisi sekitar relatif sepi. Warga lainnya juga tengah berusaha menyelamatkan diri dari terjangan angin.

“Ibu sama anak berdua, minta tolong satu pun enggak ada yang dengar. Pas kejadiannya waktu itu sepi, orang pada menyelamatkan diri masing-masing,” tuturnya.

Dalam situasi tersebut, tidak ada pilihan selain bertahan dan berdoa.

“Ibu hanya sama anak aja berdua. Enggak bisa lari. Ibu hanya pasrah saja, hanya berdoa saja,” katanya.

Kini, setelah masa paling menegangkan itu berlalu, rumah yang sebelumnya rusak mulai mendapatkan perhatian dan perbaikan.

Kehadiran PT Makmur Elok Graha bersama Artha Graha Peduli memberikan arti tersendiri bagi keluarga Sofia. Bantuan renovasi membuat mereka memiliki kembali tempat yang layak untuk berlindung dan menjalani kehidupan sehari-hari.

Bagi Sofia, kepedulian tersebut menjadi bukti bahwa warga yang sedang menghadapi musibah tidak sendirian.

BACA JUGA:  Pelarian Berakhir! Yuwanky, Buron Bandar Narkoba Planet Group Batam Ditangkap

“Saya sebagai Sofia Nasika Ginting mengucapkan terima kasih banyak kepada MEG. Saya mewakili kedua orang tua saya juga kepada MEG telah membantu kami,” ucapnya.

Ucapan terima kasih juga ia sampaikan kepada Artha Graha Peduli yang turut hadir membantu pemulihan rumah warga terdampak.

“Terima kasih banyak kami ucapkan kepada MEG dan Artha Graha Peduli sekali lagi. Terima kasih,” kata Sofia.

Di Dapur 3 Galang, proses renovasi rumah-rumah warga bukan hanya tentang memperbaiki atap, dinding atau bagian bangunan yang rusak. Ada cerita tentang keluarga yang sempat kehilangan tempat berlindung, ketakutan yang masih membekas, sekaligus harapan yang perlahan kembali setelah bantuan datang.

Bagi warga yang rumahnya terdampak, rumah yang kembali berdiri berarti lebih dari sekadar bangunan. Ia adalah tempat untuk kembali merasa aman setelah badai berlalu. (Btm/r)

  • Bagikan