BTM.CO.ID, BATAM – Gangguan listrik bukan hanya membuat rumah dan jalanan gelap. Di Kota Batam, pemadaman listrik juga berdampak pada kebutuhan dasar masyarakat lainnya, yakni air bersih.
Gangguan sistem kelistrikan yang terjadi pada Senin (12/10/2026) sekitar pukul 06.37 WIB berdampak luas terhadap pasokan listrik di sejumlah wilayah Batam. PT PLN Batam mengerahkan tim teknis dan operasional untuk menangani gangguan serta memulihkan pasokan listrik secara bertahap.
PLN Batam menyebut gangguan tersebut diduga dipicu masuknya hewan liar ke area Gardu Induk Sungai Harapan.
Namun, persoalan tidak berhenti pada padamnya listrik. Ketika pasokan listrik terganggu, layanan air bersih kepada masyarakat turut terdampak. Air yang seharusnya mengalir untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga justru ikut terhenti.
Kondisi ini memunculkan pertanyaan mendasar: sejauh mana kesiapan infrastruktur dan sistem cadangan energi pengelola air bersih di Batam dalam menghadapi gangguan listrik?
Air Bersih Tidak Boleh Bergantung Sepenuhnya pada Listrik
Air bersih merupakan kebutuhan dasar yang tidak bisa ditunda. Masyarakat membutuhkannya untuk minum, memasak, mandi, mencuci, hingga menjaga kebersihan lingkungan.
Ketika listrik padam dan pompa air tidak beroperasi, distribusi air dapat terganggu. Dampaknya bukan sekadar ketidaknyamanan, melainkan juga berpotensi menghambat aktivitas masyarakat, usaha kuliner, perhotelan, pusat perbelanjaan, fasilitas kesehatan, dan berbagai sektor pelayanan publik.
Dalam situasi seperti ini, masyarakat tentu memahami bahwa gangguan listrik dapat terjadi sewaktu-waktu. Namun, pemahaman tersebut tidak berarti pelayanan air bersih boleh tanpa sistem antisipasi yang memadai.
Gangguan dari luar seharusnya diimbangi dengan kesiapan dari dalam. Jika operasional pompa air sangat bergantung pada pasokan listrik utama, pengelola perlu memastikan tersedianya sistem cadangan energi yang mampu menjaga layanan tetap berjalan ketika pasokan utama terputus.
Hotel dan Mal Punya Genset, Mengapa Sistem Air Harus Dievaluasi?
Di berbagai hotel dan pusat perbelanjaan di Batam, generator set (genset) menjadi bagian dari sistem kelistrikan cadangan. Perangkat ini disiapkan untuk menopang kebutuhan listrik tertentu ketika pasokan utama mengalami gangguan.
Fasilitas tersebut menunjukkan bahwa keberlangsungan operasional dapat direncanakan melalui investasi pada sistem cadangan energi.
Memang, kebutuhan listrik hotel dan pusat perbelanjaan berbeda dengan instalasi pengolahan serta distribusi air bersih. Kapasitas genset, kebutuhan bahan bakar, beban pompa, dan sistem kelistrikan harus diperhitungkan secara teknis.
Namun, prinsip dasarnya sama: layanan penting harus memiliki rencana menghadapi kondisi darurat.
Karena itu, PT Air Batam Hulu perlu menjelaskan apakah instalasi pompa dan fasilitas distribusi air yang dikelolanya telah dilengkapi genset atau sistem energi cadangan lainnya.
