Jika sudah tersedia, apakah kapasitasnya mencukupi? Apakah perangkat tersebut mampu dioperasikan dengan cepat ketika listrik padam? Jika belum tersedia di fasilitas tertentu, apa alasannya dan bagaimana rencana pemenuhannya?
Pertanyaan-pertanyaan tersebut penting dijawab secara terbuka agar masyarakat mengetahui tingkat kesiapan layanan air bersih di Batam.
Ketahanan Energi Harus Menjadi Prioritas
Batam merupakan kota industri dan perdagangan yang aktivitas ekonominya membutuhkan dukungan infrastruktur andal. Ketahanan listrik dan air bersih karena itu tidak semestinya dipandang sebagai dua persoalan yang berdiri sendiri.
Keduanya saling berkaitan. Ketika pasokan listrik terganggu, layanan lain yang bergantung pada energi tersebut harus memiliki mekanisme untuk mengurangi dampaknya.
Bagi pengelola air bersih, penyediaan genset dapat menjadi salah satu pilihan. Namun, penerapannya harus berdasarkan kajian teknis, kebutuhan operasional, kapasitas daya, ketersediaan bahan bakar, serta prioritas fasilitas yang paling penting.
Pengelola juga perlu mengevaluasi kemungkinan penggunaan sumber energi alternatif, penyediaan cadangan air, dan prosedur penanganan darurat agar gangguan listrik tidak langsung berujung pada terhentinya pelayanan kepada pelanggan.
Investasi pada sistem cadangan energi memang membutuhkan biaya. Akan tetapi, biaya tersebut perlu diperhitungkan bersama risiko kerugian yang muncul ketika layanan air bersih terhenti, terutama apabila gangguan berlangsung lama atau terjadi berulang kali.
Masyarakat Berhak Mendapatkan Penjelasan
Dalam situasi ketika listrik dan air sama-sama terganggu, masyarakat tidak cukup hanya menerima informasi mengenai penyebab pemadaman listrik.
Masyarakat juga membutuhkan penjelasan dari pengelola air bersih mengenai penyebab gangguan distribusi, wilayah terdampak, perkiraan pemulihan, serta langkah konkret yang dilakukan untuk memastikan layanan kembali normal.
Transparansi menjadi bagian penting dari pelayanan publik. Informasi yang jelas membantu masyarakat mengantisipasi kebutuhan air sekaligus mengurangi ketidakpastian.
