BTM.CO.ID, BATAM – Pemandangan tumpukan sampah kembali terlihat di sejumlah wilayah Kota Batam, mulai dari Sagulung, Batam Center hingga Bengkong, Minggu (24/5/2026). Kondisi tersebut dikeluhkan warga karena menimbulkan bau tidak sedap dan mengganggu aktivitas masyarakat.
Tumpukan sampah tampak berada di beberapa titik ruas jalan serta kawasan permukiman warga. Selain volume sampah yang terus meningkat, fenomena pembuangan sampah liar juga masih ditemukan di sejumlah sudut kota.
Warga menduga keterlambatan pengangkutan sampah terjadi akibat antrean panjang kendaraan pengangkut di TPA Telaga Punggur. Kondisi itu disebut telah berlangsung hampir sepekan terakhir.
“Hampir seminggu ini sampah kami belum diangkut. Katanya mobil antre buang sampah di Telaga Punggur,” ujar seorang warga Sagulung.
Masyarakat berharap persoalan tersebut segera mendapat penanganan serius dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam agar tumpukan sampah tidak semakin meluas dan berdampak terhadap kesehatan lingkungan.
Warga juga menilai hingga kini belum terlihat langkah antisipasi maksimal untuk mengatasi penumpukan sampah yang terjadi di beberapa wilayah Kota Batam.
Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Batam, Rudi Panjaitan, saat dikonfirmasi pada Senin (25/5/2026), mengatakan tingginya volume sampah belakangan ini dipengaruhi meningkatnya sampah rumah tangga.
“Volume sampah rumah tangga memang belakangan ini cukup tinggi. Jadi tumpukan itu bukan tidak diangkut, tetapi volume sampah yang dihasilkan masyarakat meningkat,” ujarnya.
Ia menegaskan, proses penanganan dan pengangkutan sampah rutin masih berjalan normal dan tidak mengalami kendala di lapangan.
“Pengangkutan sampah saat ini normal, tidak ada kendala. Jika ada keterlambatan, masyarakat bisa berkoordinasi dengan RT maupun RW agar ditindaklanjuti bersama petugas di lapangan,” pungkasnya.(Btm/DDR)







