BTM.CO.ID, CIMAHI – Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM), mengunjungi Kampung Adat Cireundeu di Kota Cimahi, Jawa Barat, dalam kunjungannya yang penuh makna. Keunikan kampung ini menarik perhatian banyak pihak, terutama karena warganya tidak mengonsumsi nasi sebagai makanan pokok, melainkan singkong.
Warga Kampung Adat Cireundeu telah menjalani tradisi turun-temurun dengan menjadikan singkong sebagai makanan utama. Selama lebih dari satu abad, mereka tidak bergantung pada beras, melainkan mengolah singkong menjadi berbagai bentuk makanan, mulai dari rasi (beras singkong) hingga aneka kue tradisional.
Kang Dedi Mulyadi biasa disapa KDM ininmenyampaikan apresiasinya atas ketahanan pangan yang dibangun masyarakat Cireundeu.
“Ini adalah contoh nyata kemandirian pangan yang patut diapresiasi. Masyarakat di sini tidak hanya bertahan, tetapi juga hidup sejahtera dengan mengandalkan sumber daya lokal,” ujarnya.
Kearifan lokal warga Cireundeu dalam mengolah singkong telah menjadi bagian dari identitas budaya mereka. Selain sebagai makanan pokok, singkong juga dimanfaatkan untuk produk olahan seperti keripik, tepung, dan camilan tradisional yang memiliki nilai ekonomi.
Dalam Kunjungannya Bapak Aing (KDM) komitmen mendukungan terhadap pelestarian budaya di Kampung adat Cireundeu. (BTM/DDR)








