BTM.CO.ID – Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman bergerak cepat (gercep) menindak dugaan permainan harga pangan saat melakukan inspeksi mendadak (sidak), hari ini.
Dalam sidak tersebut, ditemukan harga daging ayam ras yang sempat melonjak hingga Rp50.000 per kilogram di tingkat pedagang. Lonjakan harga itu dinilai tidak wajar dan meresahkan masyarakat.
Menanggapi temuan tersebut, Andi Amran Sulaiman langsung berkoordinasi dengan Satuan Tugas Pangan (Satgas Pangan) untuk melakukan penelusuran dan penertiban terhadap oknum yang diduga memainkan harga.
Tak butuh waktu lama, setelah dilakukan koordinasi dan penertiban di lapangan, harga ayam yang sebelumnya menyentuh Rp50.000 per kilogram langsung turun drastis menjadi Rp25.000 per kilogram.
Penurunan signifikan tersebut disambut positif oleh masyarakat dan pembeli yang sebelumnya mengeluhkan mahalnya harga ayam dalam beberapa hari terakhir.
Bapanas menegaskan akan terus melakukan pengawasan intensif terhadap distribusi dan harga pangan strategis guna memastikan stabilitas pasokan serta keterjangkauan harga bagi masyarakat.
Pemerintah juga mengimbau para pedagang dan distributor agar tidak mengambil keuntungan berlebihan, terutama menjelang momentum hari besar keagamaan maupun saat permintaan meningkat. (Btm/r)










