Tanam Mangrove Serta Bersih Pantai oleh KJK Sejalan Gerakan Indonesia Asri Oleh Presiden Prabowo

  • Bagikan

BTM.CO.ID, BATAM – Presiden RI Prabowo Subianto menyoroti masih maraknya pemasangan papan reklame di sejumlah daerah yang dinilai merusak keindahan kota, khususnya di ruas jalan protokol. Hal itu disampaikan Prabowo saat menyinggung kondisi di beberapa wilayah, termasuk Kalimantan, yang masih dipenuhi papan iklan tak tertata.

Menurut Prabowo, penataan kota merupakan bagian penting dari wajah bangsa. Karena itu, ia menegaskan komitmennya untuk mendeklarasikan Gerakan Indonesia Asri, sebuah gerakan nasional yang menitikberatkan kepedulian terhadap keindahan, kebersihan, dan kelestarian lingkungan.

Sejalan dengan arahan Presiden tersebut, Kota Batam telah melakukan penertiban papan reklame dan baliho di berbagai sudut kota. Pembersihan dilakukan di sejumlah jalan protokol dan kawasan strategis, sehingga wajah kota tampak lebih rapi dan tertata.

BACA JUGA:   LIVE STREAMING: Upacara Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional Tahun 2025

Langkah tegas ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kota Batam dan BP Batam di bawah kepemimpinan Wali Kota Batam Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota sekaligus Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra dalam menjaga keindahan dan estetika Kota Batam sebagai kawasan investasi dan pariwisata.

Tak hanya dari unsur pemerintah, semangat Gerakan Indonesia Asri juga mendapat dukungan dari berbagai elemen masyarakat. Komunitas Jurnalis Kepri (KJK) baru-baru ini menggelar aksi bersih-bersih sampah di Pantai Nongsa, sebagai wujud kepedulian insan pers terhadap kebersihan lingkungan pesisir.

BACA JUGA:   LIVE STREAMING: Presiden Prabowo Luncurkan Digitalisasi Pembelajaran untuk Indonesia Cerdas

Komitmen tersebut akan berlanjut pada aksi yang lebih besar. Sungai Tiram di Desa Penaga, Kabupaten Bintan, akan menjadi saksi gerakan pelestarian lingkungan pesisir pada 8 Februari 2026. Menteri Kehutanan RI Raja Juli Antoni dijadwalkan hadir langsung untuk menanam mangrove bersama insan pers dan masyarakat setempat.

Kehadiran Menteri Kehutanan ini bukan agenda rutin kementerian, melainkan hasil dari inisiatif KJK Kepri dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2026. Dari ruang redaksi, jurnalis Kepri turun langsung ke lapangan, menghubungkan isu lingkungan lokal dengan perhatian nasional.

Ketua Umum KJK, Ady Indra Pawennari, menegaskan bahwa rangkaian kegiatan bersih pantai, penanaman mangrove, dan donor darah merupakan bentuk nyata peran pers di tengah masyarakat.

BACA JUGA:   NEWS VIDEO : Taman Wisata Alam Muka Kuning Batam, Ada Tenang Coffee And Resto dan Danau

“Melalui momentum Hari Pers Nasional 2026, kami ingin menunjukkan bahwa jurnalis tidak hanya bekerja di balik meja dan layar, tetapi juga hadir langsung di lapangan untuk berbagi dan peduli. Kegiatan bersih pantai dan donor darah ini adalah wujud kepedulian insan pers terhadap lingkungan dan kemanusiaan,” ujar Ady.

Dengan sinergi pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat, Gerakan Indonesia Asri diharapkan tidak sekadar menjadi slogan, tetapi benar-benar terwujud melalui aksi nyata demi lingkungan yang bersih, indah, dan berkelanjutan. (Btm/ddr)

  • Bagikan