Setya Kita Pancasila dan AAU Perkuat Sinergi Kebangsaan, Teguhkan Semangat Bela Negara

  • Bagikan

BTM.CO.ID, YOGYAKARTA – Di tengah kompleksitas zaman yang kian mengikis batas-batas kebangsaan, sebuah pertemuan sarat makna terjadi di jantung pendidikan para ksatria udara.

Organisasi kemasyarakatan Setya Kita Pancasila menapakkan langkah persahabatannya ke Akademi Angkatan Udara (AAU) Adisutjipto, Yogyakarta, pada Kamis (28/5).

Lebih dari sekadar audiensi, kunjungan ini adalah rekatnya simpul sejarah antara elemen sipil dan militer dalam satu tarikan napas: membela dan merawat Indonesia.

Kedatangan rombongan disambut langsung dengan kehangatan oleh Gubernur Akademi Angkatan Udara, Marsekal Muda TNI Donald Kasenda, di Ruang Wing Taruna yang sakral. Di ruangan yang biasanya diisi oleh para calon penerbang tempur inilah, sebuah dialog kebangsaan yang menyentuh hati terukir.

Marsda TNI Donald Kasenda, dengan penuh semangat, memaparkan visi besar TNI AU dalam mencetak sumber daya manusia unggul.

BACA JUGA:  LIVE STREAMING: DPR RI Gelar Rapat Paripurna, Bahas RAPBN 2027 hingga Revisi UU Polri oleh Presiden Prabowo

“Kami tidak hanya melatih mereka menerbangkan jet tempur. Lebih dari itu, kami sedang menggodok para perwira yang profesional, berintegritas, dan adaptif terhadap gempuran teknologi, tepat seperti arahan Presiden Prabowo Subianto,” tegasnya.

Namun, ada benang merah yang jauh lebih dalam dari sekadar kecanggihan alat utama sistem persenjataan (alutsista).

Marsda Donald menekankan bahwa secanggih apa pun teknologi, ia tak akan berarti tanpa jiwa yang ber-Pancasila. Di sinilah letak keharuan itu: sebuah pengakuan tulus dari benteng pertahanan negara bahwa benteng ideologi harus terus diperkokoh bersama rakyat.

Andreas Samual, Ketua Umum Perwakilan Setya Kita Pancasila, mengamini hal tersebut dengan mata berbinar.

“Kunjungan ini adalah jawaban atas kerinduan kami untuk tidak sekadar berteriak di luar pagar. Kami ingin berjalan bergandengan tangan dengan para penjaga langit negeri ini. Pancasila harus hidup, bukan hanya di buku, tapi di setiap nadi penerbang dan pemuda Indonesia,” ujarnya penuh penekanan.

BACA JUGA:  NEWS VIDEO: Prabowo Perintahkan Purbaya Copot Kepala Bea Cukai, Singgung Backing Oknum Berseragam Hijau dan Coklat

Sementara itu, dukungan mengalir dari daerah. Ketua DPD Setya Kita Pancasila Provinsi Kepulauan Riau dan Natuna, Riky Rinovsky, yang turut membersamai rombongan, menyampaikan apresiasi mendalam atas inisiatif strategis ini.

“Pertemuan jajaran teras SKP pusat dengan AAU ini adalah langkah nyata memperkokoh jalinan kerja sama. Kami dari Kepri dan Natuna melihat langsung bahwa bela negara bukan sekadar doktrin militer, melainkan wujud kecintaan sejati kepada NKRI. Bela negara harus diimplementasikan melalui kontribusi positif, penguasaan ilmu pengetahuan, dan menjaga persatuan di era modern,” jelasnya penuh optimisme.

Momentum ini menjadi potret indah yang mungkin jarang tersorot: sinergi yang tulus antara sipil dan militer.

BACA JUGA:  Polisi Bongkar 20,9 Ton Bawang Impor Ilegal Asal Malaysia Melalui Jalur Tikus Senilai Rp676 Juta

Di saat banyak pihak sibuk dengan polarisasi, kedua lembaga ini justru duduk bersama, berdiskusi tentang pentingnya pembinaan karakter, penguatan semangat persatuan nasional, dan peran vital generasi muda dalam menjaga keutuhan NKRI.

Suasana kekeluargaan begitu kental. Diskusi yang berlangsung bukanlah monolog kaku, melainkan curahan hati bersama tentang masa depan Indonesia.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama yang bukan hanya mengabadikan wajah, tetapi juga mengunci komitmen: bahwa Setya Kita Pancasila dan AAU siap membuka lembaran kolaborasi pendidikan karakter dan wawasan kebangsaan.

Ini bukanlah akhir, melainkan langkah awal. Sebuah penerbangan perdana dari landasan persahabatan, menuju Indonesia yang berkarakter, berdaulat, dan berjiwa Pancasila. (Btm/r

  • Bagikan