Diduga Overdosis 2 Kali Suntikan Vaksin Sekaligus, Warga Batam Kota Jatuh Sakit dan Meninggal Dunia

  • Bagikan

Sejauh ini kata Erry, belum ada tanggapan dari Apindo Kepri sebagai penyelenggara ataupun pihak-pihak terkait lainnya.

“Belum ada datang ke sini. Apindo atau Dinkes belum ada datang,” ungkapnya.

Erry pun berharap kasus ini menjadi pelajaran bagi penyelenggara vaksinasi. Jangan sampai kasus serupa terulang.

BACA JUGA:   Tembus 40 Persen, Vaksinasi Booster Di Batam Terus Digencarkan Binda Kepri Dan Dinkes Batam

Erry juga mengungkapkan, istri dan dua di antara empat orang anak Harjito saat ini juga terkonfirmasi positif Covid-19.

“Istri dan dua orang anaknya yang positif isoman (Isolasi Mandiri) di rumah. Dua anaknya lagi kami pisah, isoman di salah satu rumah warga,” ungkap Erry.

BACA JUGA:   Kapasitas Ruangan Di RS untuk Pasien Covid Nyaris Penuh. Rudi Tinjau RSBP dan RSUD

Sementara, Mona, Penanggungjawab Vaksinasi Apindo Kepri, saat dikonfirmasi mengatakan meninggalnya Harjito tak ada kaitannya dengan vaksin.

“Mohon maaf pak. Almarhum meninggal karena terpapar covid dan ada penyakit penyerta sekarang sekeluarga juga positif dan lagi isoman. Tak ada kaitan dengan vaksin,” kata Mona.

BACA JUGA:   Sesuai Arahan Presiden Jokowi, Indonesia Bersiap Hidup Berdampingan Dengan Covid-19

Ditanya lebih sejauh mana tanggungjawab Apindo Kepri sebagai penyelenggara dan terjadinya kasus tersebut, Mona tak bersedia memberikan keterangan. Dia menyarankan agar menanyakan langsung pada Ketua Apindo Kepri, Ir Cahya. Namun, saat dikonfirmasi melalui WA, Cahya belum membalasnya.(btm / emr)

  • Bagikan