Kondisi Bus Hancur Usai Terbalik di Pantai New Melur, Satu Penumpang Tak Tertolong

  • Bagikan

BTM.CO.ID, BATAM – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan rombongan Gereja HKBP Tembesi Indah terjadi di kawasan Pantai New Melur, Rempang, Kota Batam, Sabtu (20/6/2026) sekitar pukul 10.50 WIB.

Bus bernomor polisi BP 7159 EY yang mengangkut sekitar 30 orang jemaat, terdiri dari ibu-ibu dan anak-anak, diduga mengalami rem blong saat melaju menuruni bukit menuju pintu masuk Pantai New Melur.

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, bus melaju dari arah atas bukit dengan kecepatan diperkirakan sekitar 50 hingga 60 kilometer per jam sebelum akhirnya kehilangan kendali.

BACA JUGA:  Korban Arisan Online G'mes Gemilang Warga Batam dan Tanjungpinang Tagih Pengembalian Uang, Kerugian Disebut Capai Miliaran Rupiah

“Sekira pukul 10.50 WIB, saksi melihat satu unit mobil bus BP 7159 EY melaju dari atas bukit menuju pintu masuk Pantai New Melur dengan perkiraan kecepatan 50-60 km/jam,” ujar saksi.

Diduga akibat mengalami gangguan pada sistem pengereman, kendaraan tidak dapat dikendalikan. Sopir disebut berupaya mengarahkan bus untuk menghindari dampak yang lebih besar, namun kendaraan akhirnya terbalik di kawasan tersebut.

Akibat kecelakaan itu, suasana di lokasi sempat panik. Sejumlah penumpang mengalami luka-luka dan terjebak di dalam bus yang mengalami kerusakan cukup parah.

BACA JUGA:  Penyedia Material Bantah Ada Tunggakan Proyek Pulau Kasu, Utang Rp375 Juta Disebut Lunas

Tim gabungan bersama warga sekitar langsung melakukan proses evakuasi terhadap para korban. Sekitar pukul 12.40 WIB, seluruh penumpang berhasil dievakuasi dan dibawa ke sejumlah fasilitas kesehatan untuk mendapatkan penanganan medis.

Korban luka dirujuk ke Puskesmas Rempang Cate, RS Graha Hermine, dan RSUD Embung Fatimah.

Dalam peristiwa nahas tersebut, satu orang penumpang bernama Dahlena Ginting dilaporkan meninggal dunia.

BACA JUGA:  Ratusan Warga Pulau Kasu Demo, Minta Yusril Koto Klarifikasi Tuduhan "Proyek Siluman"

Sementara itu, sejumlah saksi mata di lokasi menyebut bus diduga meluncur tak terkendali akibat rem blong saat menuruni bukit. Beberapa warga juga menilai kondisi kendaraan terlihat sudah berusia tua. Namun demikian, penyebab pasti kecelakaan masih menunggu hasil penyelidikan pihak berwenang.

Hingga berita ini diturunkan, aparat terkait masih melakukan pendataan korban serta penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab kecelakaan yang menimpa rombongan Gereja HKBP Tembesi Indah tersebut. (Btm/ddr/tim)

  • Bagikan