Jalan Umum ke Tiban Terangkat Diduga Akibat Cut and Fill Proyek Vista, Pengguna Jalan Khawatir Longsor

  • Bagikan

BTM.CO.ID, BATAM – Aktivitas cut and fill yang dilakukan di kawasan proyek Vista Batam diduga menyebabkan badan jalan umum menuju Tiban, Kecamatan Sekupang, mengalami kerusakan serius. Kondisi jalan yang terangkat semakin parah dan dikeluhkan para pengguna jalan karena dinilai membahayakan keselamatan.

Pantauan di lokasi pada Selasa (16/6/2026), terlihat badan jalan mengalami pengangkatan akibat tekanan tanah yang diduga dipicu aliran air dari area cut and fill di atas lokasi jalan tersebut. Kerusakan itu membuat permukaan jalan menjadi tidak rata dan ekstrem.

Sejumlah pengendara mengaku khawatir melintas di jalur tersebut, terutama saat hujan deras yang masih sering mengguyur Kota Batam.

BACA JUGA:  Immigration Goes to School! Siswa SMA 3 Batam Dikenalkan Cara Bikin Paspor hingga Karier di Imigrasi

“Saya khawatir kalau lewat sini. Takut terjadi kecelakaan dan kendaraan saya rusak akibat kondisi jalan yang ekstrem,” ujar salah seorang pengguna jalan.

Warga menilai apabila kondisi ini dibiarkan tanpa penanganan segera, potensi longsor dan kerusakan yang lebih parah dapat terjadi, bahkan berisiko menimbulkan korban kecelakaan.

Pengguna jalan juga meminta BP Batam segera turun tangan untuk menghentikan sementara aktivitas proyek hingga dilakukan evaluasi terhadap dampak yang ditimbulkan.

BACA JUGA:  LIVE STREAMING: 1,3 Ton Narkoba Dimusnahkan di Mako Kodaeral IV Batam, Sosok Pengendali Masih Misterius

“Saya minta BP Batam menghentikan sementara proyek Vista karena bisa membahayakan warga, apalagi di tengah cuaca hujan lebat seperti sekarang,” tambahnya.

Sebelumnya, Badan Pengusahaan (BP) Batam memastikan bahwa ruas Jalan Gajah Mada, jalan tanjakan menuju Hotel Vista yang sebelumnya mengalami perbaikan, kini telah selesai diperbaiki dan kembali dapat digunakan oleh masyarakat.

Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum, Ariastuty Sirait mengatakan, pelaksanaan rekontruksi atau perbaikan pada bagian jalan yang bergelombang itu dilakukan dengan sejumlah tahapan.

Tahap awal, pihaknya telah merampungkan perbaikan melalui metode pengerasan beton bertulang atau rigid pavement pada bagian jalan guna meningkatkan kekuatan dan daya tahan struktur jalan.

BACA JUGA:  GEGER! Polisi Sita 74 Cartridge Vape Mengandung Narkoba, 2 Pria Diciduk di Hotel Nagoya Inn Batam

“Setelah beberapa hari kemarin jalan sempat diahlikan, selasa (21/4/2026) sore kemarin telah kembali dibuka. Saat ini pekerjaan dilanjutkan dengan pembangunan saluran drainase di bahu jalan pada area yang terdampak,” katanya.

Selanjutnya, Ariastuty menyampaikan bahwa tahapan akhir pekerjaan akan berupa pengaspalan pada permukaan jalan yang telah dibeton, pengaspalan akan dilaksanakan setelah seluruh pekerjaan pendukung rampung. (Btm/r/ddr)

  • Bagikan