BTM.CO.ID, BATAM – Aktivitas dugaan penyelundupan barang ilegal melalui pelabuhan tikus Dapur 6, Sembulang, Kecamatan Galang, Kota Batam, kembali menjadi sorotan.
Dalam informasi yang dihimpun, muncul nama pria berinisial SM alias LB yang disebut-sebut berkaitan dengan aktivitas pengiriman barang ilegal melalui kawasan tersebut.
Sumber yang mengetahui aktivitas di lapangan menyebut, LB diduga memiliki peran dalam mengendalikan pengiriman barang ilegal melalui pelabuhan tikus Dapur 6.
“Pengiriman barang ilegal melalui pelabuhan tikus Dapur 6, Sembulang, Barelang diduga kuat dikendalikan oleh LB,” ujar sumber tersebut, Senin (7/9/2026).
Namun, informasi mengenai dugaan keterlibatan LB tersebut belum mendapatkan konfirmasi resmi dari aparat penegak hukum.
Sebelumnya, Bea Cukai Batam menyatakan tengah melakukan pendalaman terkait informasi mengenai dugaan aktivitas penyelundupan melalui kawasan Dapur 6 Barelang.
Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi Bea Cukai Batam, Setiawan Rosyidi, mengatakan pihaknya melakukan analisis berdasarkan data maupun temuan di lapangan untuk menentukan langkah selanjutnya.
Menurutnya, langkah tersebut dilakukan agar penanganan tetap berada dalam koridor peraturan yang berlaku.
“Tidak menutup kemungkinan Bea Cukai Batam juga akan berkoordinasi dengan Kanwil Bea Cukai Kepri yang memiliki armada laut lebih besar,” ujar Setiawan, Senin (7/9/2026).
Pelabuhan tikus Dapur 6 Barelang sebelumnya juga menjadi sorotan karena diduga digunakan sebagai titik transit pengiriman barang dari Batam menuju daerah lain melalui jalur laut.
Informasi yang dihimpun menyebut, sejumlah barang, termasuk beras dalam jumlah besar, diduga dikirim menggunakan transportasi laut pada malam hari.
Aktivitas pengiriman selepas magrib tersebut diduga dilakukan untuk menghindari pengawasan. Namun, informasi tersebut masih perlu dibuktikan melalui penyelidikan dan pemeriksaan aparat berwenang.
Apabila nantinya ditemukan pelanggaran hukum, aktivitas tersebut berpotensi menimbulkan kerugian negara serta mengganggu persaingan usaha yang sehat.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi terkait APH berinisial SM alias LB dalam aktivitas tersebut. Redaksi masih berupaya mendapatkan konfirmasi dari pihak-pihak terkait untuk memastikan kebenaran informasi tersebut. (Btm/tim/ddr)








