HEBOH!, Dugaan Penganiayaan Kepala Bea Cukai Batam Terhadap Penyidik BC Viral, Ini Klarifikasi Resmi Bea Cukai Batam

  • Bagikan

BTM.CO.ID, BATAM – Dugaan penganiayaan yang melibatkan Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai (KPU BC) Tipe B Batam, Zaky Firmansyah, menjadi perbincangan hangat di media sosial setelah potongan rekaman kamera pengawas (CCTV) bocor dan tersebar luas.

Video CCTV tersebut memicu beragam komentar netizen dan perdebatan di ruang publik. Bahkan, rekaman itu ramai dibagikan dengan menyertakan mention akun resmi Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa serta akun Bea Cukai RI. Tak sedikit warganet menduga adanya unsur kekerasan dalam peristiwa tersebut.

Beredar pula dugaan bahwa rekaman CCTV tersebut sengaja diambil dan disebarkan oleh oknum pegawai Bea Cukai untuk menyudutkan Kepala Kantor Bea Cukai Batam.

BACA JUGA:   LIVE STREAMING: Prabowo Tandatangani Keppres Pengangkatan Dewas dan Badan Pelaksana BPI Danantara

Menanggapi hal itu, KPU Bea Cukai Batam memberikan klarifikasi resmi guna meluruskan informasi yang berkembang di masyarakat. Klarifikasi disampaikan terkait peristiwa yang terjadi pada Rabu (27/11/2025) dan terekam kamera pengawas internal.

Kepala Bidang BKLI Bea Cukai Batam, Evi Octavia, menjelaskan bahwa kejadian tersebut berlangsung di tengah situasi kerja dengan tekanan dan tensi yang sangat tinggi. Saat itu, tim penyidik sedang melakukan pemeriksaan marathon terhadap salah satu kasus hasil penindakan.

“Karena urgensi dan batas waktu penanganan perkara, seluruh personel diminta bekerja cepat, tepat, dan fokus di aula pemeriksaan yang telah disiapkan,” ujar Evi dalam keterangan resminya, Rabu (17/12/2025).

BACA JUGA:   NEWS VIDEO : Melihat Jernihnya Air  Sungai di Hutan Tiban Kota Batam

Evi menuturkan, Kepala Kantor menilai perlu memberikan arahan langsung secara intensif guna memastikan proses hukum berjalan sesuai prosedur dan target waktu. Namun, dalam dinamika pelaksanaan tugas di lapangan, terdapat instruksi yang tidak diindahkan oleh oknum pegawai.

Kondisi tersebut memicu Kepala Kantor memberikan teguran keras sebagai bentuk pengingat atas tanggung jawab besar yang sedang diemban oleh tim.

“Kami menegaskan bahwa tidak ada unsur penganiayaan yang dilakukan oleh Kepala Kantor. Tindakan yang terekam CCTV merupakan bentuk spontanitas dalam memberikan pembinaan kedisiplinan atau teguran keras dari atasan kepada bawahan demi kelancaran tugas negara yang bersifat krusial,” tegas Evi.

BACA JUGA:   bright PLN Batam Pastikan Listrik Aman Selama Ramadhan 1442 H

Lebih lanjut, KPU Bea Cukai Batam memastikan bahwa kesalahpahaman tersebut telah diselesaikan secara internal dan kekeluargaan pada hari yang sama. Kedua pihak telah saling memahami posisi masing-masing dan sepakat untuk kembali fokus menjalankan tugas.

“Kedua belah pihak berkomitmen untuk tetap profesional dan melanjutkan penyelesaian kasus-kasus tangkapan besar yang sedang ditangani. Operasional pelayanan dan pengawasan Bea Cukai Batam kami pastikan tetap berjalan normal,” pungkas Evi. (Btm/tim/DDR)

  • Bagikan