Konsorsium Investor Amerika Bidik Galang, Batam Disiapkan Jadi Kawasan Industri Semikonduktor

  • Bagikan

BTM.CO.ID, BATAM – Batam semakin menarik minat investor asing. Konsorsium pengusaha asal Amerika Serikat dikabarkan berminat menanamkan modal untuk pengembangan industri semikonduktor di Pulau Galang, Kota Batam.

Rencana investasi tersebut berkaitan dengan pengembangan Proyek Strategis Nasional (PSN) Wiraraja Green Renewable Energy & Smart-Eco Industrial Park (GESEIP), yang dikembangkan melalui kerja sama PT Galang Bumi Industri (Wiraraja Group) dengan Badan Pengusahaan (BP) Batam.

Komitmen pengembangan kawasan industri tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) antara BP Batam dan PT Galang Bumi Industri di Gedung Marketing Center BP Batam, Rabu (28/10/2026).

Kesepakatan tersebut mencakup pembangunan, pengembangan, dan pengelolaan kawasan industri Wiraraja Green Renewable Energy & Smart-Eco Industrial Park.

BACA JUGA:  Li Claudia Chandra Bagikan Masker kepada Warga di Tengah Kabut Asap Tebal Batam

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menyambut baik kerja sama tersebut. Menurutnya, kesepakatan ini menjadi langkah awal untuk mendorong pertumbuhan investasi di Batam.

“BP Batam mengapresiasi dan menyambut baik MoU BP Batam dan PT Galang Bumi Industri karena ini adalah pintu awal menggeliatnya investasi Batam,” kata Amsakar.

Ia menilai Batam kini semakin menarik bagi investor, termasuk mitra strategis dari luar negeri.

Kehadiran investor asing juga diharapkan dapat memperkuat promosi potensi investasi Batam di pasar internasional.

“Bahwa sekarang Batam menjadi daerah yang menarik untuk investasi. Kehadiran investor menjadi mitra strategis kita untuk menginformasikan investasi di Batam,” ujarnya.

Amsakar juga menyebut dukungan pemerintah pusat, khususnya terkait regulasi dan perizinan, menjadi salah satu faktor yang dapat mempercepat realisasi investasi.

BACA JUGA:  BP Batam Perbaiki Jalan Gajah Mada Jalur Sei Ladi: Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Mulai 18 Oktober 2026

Menurutnya, sejumlah proses perizinan yang sebelumnya harus melalui kementerian dan lembaga kini dapat dilakukan di tingkat BP Batam sesuai kewenangan yang diberikan.

Ia turut menyampaikan perkembangan ekonomi Batam selama kepemimpinannya bersama Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra.

“Selama 18 bulan kami memimpin Batam, alhamdulillah pertumbuhan ekonomi naik menjadi 7,2 persen,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Galang Bumi Industri, Ahmad Ma’ruf Maulana, mengungkapkan rencana keterlibatan konsorsium pengusaha Amerika Serikat dalam investasi hilirisasi industri di Galang.

Salah satu sektor yang menjadi perhatian adalah industri semikonduktor, komponen penting dalam berbagai produk teknologi, mulai dari perangkat elektronik hingga sistem komputasi dan pusat data.

BACA JUGA:  BP Batam dan Dewan Pers Perkuat Sinergi Kemitraan Media: Dorong Ekosistem Jurnalisme Tumbuh Profesional dan Berkualitas

“Konsorsium pengusaha Amerika untuk investasi hilirisasi di Galang, Batam, akan membangun semikonduktor,” kata Ma’ruf.

Informasi yang disampaikan menyebutkan, investor asal Amerika Serikat yang dikaitkan dengan rencana investasi tersebut antara lain Tynergy Technology Group (Tynergy Technology Corporation) dan Essence Global.

Rencana ini berpotensi memperkuat posisi Batam sebagai kawasan industri berorientasi teknologi sekaligus membuka peluang pengembangan investasi bernilai tambah di wilayah Galang.

Meski demikian, nilai investasi, tahapan pembangunan, kapasitas produksi, serta jadwal realisasi proyek semikonduktor tersebut belum dirinci dalam keterangan yang tersedia.

Realisasi investasi ini akan menjadi salah satu hal yang dinantikan, terutama dalam upaya mendorong pengembangan industri berteknologi tinggi dan memperluas peluang ekonomi di Batam. (Btm/ddr)

  • Bagikan