Sebelum Demo, Warga Pulau Kasu Tantang Yusril Koto Datang Langsung, Ini Pembangunan Masjid dan Pesantren Hasil Gotong Royong, Bukan Proyek Siluman

  • Bagikan

BTM.CO.ID, BATAM – Masyarakat Pulau Kasu, Kecamatan Belakang Padang, menyampaikan pernyataan sikap terkait unggahan Ketua LIRA Kepri, Yusril Koto, yang menyebut adanya dugaan “proyek siluman” di wilayah mereka.

Pernyataan sikap tersebut diunggah di sosial media tiktok  pemilik akun @alelback. Warga menegaskan bahwa pembangunan masjid, pesantren, dan berbagai fasilitas sosial di Pulau Kasu merupakan hasil swadaya masyarakat melalui semangat gotong royong, bukan proyek fiktif atau proyek yang tidak jelas asal-usulnya.

Sejumlah tokoh masyarakat, pemuda, serta perwakilan Forum RT/RW Pulau Kasu mengaku kecewa dan merasa nama baik masyarakat telah tercoreng akibat pernyataan tersebut. Mereka menilai istilah “proyek siluman” telah menimbulkan kesan negatif seolah-olah masyarakat terlibat dalam kegiatan yang melanggar hukum.

Tokoh masyarakat Pulau Kasu menjelaskan bahwa pembangunan tempat ibadah dan pesantren telah dilakukan secara bertahap sejak tahun 2018 hingga saat ini dengan mengandalkan sumbangan warga dan gotong royong masyarakat.

BACA JUGA:  WARGA BATAM GERAM! Pria 47 Tahun Diciduk Polisi Usai Diduga Cabuli Anak 7 Tahun

“Kami membangun masjid dan pesantren ini dari sumbangan masyarakat Pulau Kasu yang memiliki rezeki lebih. Gotong royong dilakukan bersama-sama, sementara lahan pembangunan merupakan hibah dari H. Muslim atau Pak Elo,” ujar salah seorang tokoh masyarakat.

Masyarakat juga mengapresiasi peran anggota DPRD Kepri, Iman Sutiawan, yang dinilai telah memberikan bantuan nyata selama proses pembangunan.

“Saat itu Pak Iman Sutiawan bahkan menjual mobilnya untuk membantu pembangunan masjid dan pesantren. Beliau sudah berkorban, tetapi justru difitnah. Masyarakat kami juga ikut difitnah dengan tudingan proyek siluman. Kami tidak terima,” tegasnya.

Karena itu, warga Pulau Kasu mengundang Yusril Koto untuk datang langsung ke Pulau Kasu guna melihat dan memeriksa kondisi sebenarnya.

“Kami mengundang Ketua LIRA Kepri, Yusril Koto, datang ke Pulau Kasu. Silakan periksa dan telusuri bagaimana pembangunan ini dilakukan,” tambahnya.

BACA JUGA:  Uang Hilang, Akun Diblokir! Korban Arisan Online di Batam Minta Pelaku di Tangkap

Sementara itu, Dani, perwakilan Forum RT/RW Pulau Kasu, mengatakan pembangunan di wilayah tersebut merupakan perjuangan panjang masyarakat yang telah berlangsung selama bertahun-tahun.

“Kami yang menyaksikan langsung pembangunan di Pulau Kasu. Perjuangan ini dimulai sejak tahun 2018 hingga 2026 dan masih terus berjalan. Ini bukan pekerjaan yang baru dilakukan sekarang. Atas ucapan dan tudingan proyek siluman tersebut, kami meminta pertanggungjawaban,” kata Dani.

Ia menegaskan, apabila tidak ada itikad baik untuk memberikan klarifikasi, masyarakat siap mengambil langkah lanjutan.

“Kalau tidak ada itikad baik, kami akan datang berunjuk rasa ke Kantor LIRA Kepri di Batam,” tutupnya.

Polresta Barelang Kerahkan 240 Personel Amankan 1.050 Masa Aksi Aliansi Masyarakat Pulau di Kantor LIRA Kepri

Polresta Barelang mengerahkan sebanyak 240 personel gabungan untuk mengamankan aksi penyampaian aspirasi yang dilakukan Aliansi Masyarakat Pulau Kota Batam di Kantor Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Kepulauan Riau, Senin (15/6/2026).

BACA JUGA:  Tekan Pelanggaran dan Kecelakaan di Batam, Polresta Barelang Perkuat Kesiapan Operasi Patuh Seligi 2026

Kegiatan pengamanan berlangsung sejak pukul 07.00 WIB di Komplek Ruko Grand BSI Blok A2 No. 7, Kelurahan Belian, Kecamatan Batam Kota. Pengamanan dipimpin langsung Kabag Ops Polresta Barelang, AKP Arbi Guna Bimantara, S.I.K.

Sebanyak 240 personel yang diterjunkan terdiri dari 180 personel Polresta Barelang, 30 personel Ditsamapta Polda Kepri, dan 30 personel Satbrimob Polda Kepri. Turut hadir dalam pengamanan tersebut Wakapolresta Barelang AKBP Fadli Agus, S.I.K., M.H., M.M., Kasat Samapta AKP Satri Putra, S.E., M.H., Kasat Intelkam Polresta Barelang, serta personel lainnya yang ditempatkan di sejumlah titik strategis.

  • Bagikan