Tips Mendidik Anak Menjadi Anak Saleh dan Salehah: Peran Orang Tua Sangat Menentukan

  • Bagikan
Foto ilustrasi keluarga di ruangan tamu dihasilkan artificial intelligence (AI) Gemini dari Google - btm.co.id

BTM.CO.ID, BATAM – Mendidik anak menjadi pribadi yang saleh dan salehah merupakan harapan setiap orang tua. Dalam Islam, pendidikan anak tidak hanya berfokus pada kecerdasan akademik, tetapi juga pembentukan akhlak, keimanan, dan karakter yang baik sejak usia dini.

Orang tua memiliki peran utama sebagai pendidik pertama dan utama bagi anak. Apa yang dilihat, didengar, dan dirasakan anak di lingkungan keluarga akan menjadi fondasi dalam membentuk kepribadiannya di masa depan.

Rasulullah SAW bersabda:

“Setiap anak dilahirkan dalam keadaan fitrah. Maka kedua orang tuanyalah yang menjadikannya Yahudi, Nasrani, atau Majusi.” dikutip btm.co.id (HR. Bukhari dan Muslim) pada Kamis (11/6/2026).

Hadis tersebut menunjukkan betapa besar pengaruh orang tua dalam menentukan arah pendidikan dan karakter anak.

1. Menanamkan Tauhid Sejak Dini

Pendidikan agama sebaiknya dimulai sejak anak masih kecil. Orang tua dapat mengenalkan Allah SWT, mengajarkan doa-doa harian, membiasakan salat, membaca Al-Qur’an, serta menanamkan rasa syukur dalam kehidupan sehari-hari.

2. Menjadi Teladan yang Baik

Anak cenderung meniru perilaku orang tuanya. Oleh karena itu, orang tua harus memberikan contoh yang baik dalam ucapan maupun tindakan. Kejujuran, kesabaran, disiplin, dan sopan santun yang ditunjukkan orang tua akan lebih mudah ditiru anak dibandingkan sekadar nasihat.

Rasulullah SAW dikenal sebagai sosok yang lembut dan penuh kasih sayang terhadap anak-anak. Sikap tersebut menjadi teladan bagi para orang tua dalam mendidik buah hati.

3. Membiasakan Akhlak Mulia

Anak perlu dibiasakan untuk menghormati orang tua, menyayangi sesama, berkata jujur, menjaga amanah, serta memiliki rasa tanggung jawab. Pembiasaan yang dilakukan secara konsisten akan membentuk karakter yang kuat hingga dewasa.

4. Menghindarkan Anak dari Sifat Tercela

Selain mengajarkan kebaikan, orang tua juga perlu menjauhkan anak dari perilaku yang tidak terpuji seperti:

  • Berbohong
  • Malas beribadah
  • Berkata kasar
  • Sombong
  • Dengki dan iri hati
  • Membangkang kepada orang tua
  • Berteman dengan lingkungan yang buruk

Orang tua perlu memberikan pemahaman bahwa sifat-sifat tersebut dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

5. Memberikan Kasih Sayang dan Perhatian

Kasih sayang merupakan kunci penting dalam pendidikan anak. Anak yang tumbuh dengan perhatian dan cinta dari orang tuanya cenderung memiliki rasa percaya diri yang lebih baik dan mudah menerima nasihat.

Rasulullah SAW bersabda:

“Tidak termasuk golongan kami orang yang tidak menyayangi anak kecil dan tidak menghormati orang yang lebih tua.” (HR. Tirmidzi)

6. Mendoakan Anak Secara Rutin

Doa orang tua merupakan salah satu doa yang mustajab. Karena itu, orang tua dianjurkan untuk selalu mendoakan kebaikan bagi anak-anaknya agar tumbuh menjadi generasi yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia.

7. Mengawasi Pergaulan dan Penggunaan Teknologi

Di era digital saat ini, pengawasan terhadap pergaulan dan penggunaan media sosial menjadi sangat penting. Orang tua perlu memastikan anak mendapatkan lingkungan yang positif dan terhindar dari pengaruh negatif yang dapat merusak akhlak serta moralnya.

Pendidikan Anak Dimulai dari Rumah

Mendidik anak menjadi saleh dan salehah bukanlah proses yang instan. Dibutuhkan kesabaran, keteladanan, doa, serta konsistensi dari orang tua dalam memberikan pendidikan yang baik setiap hari.

Dengan menanamkan nilai-nilai agama, membiasakan akhlak mulia, menjauhkan anak dari sifat tercela, serta memberikan kasih sayang yang cukup, diharapkan anak dapat tumbuh menjadi generasi yang berbakti kepada orang tua, bermanfaat bagi masyarakat, dan mendapatkan ridha Allah SWT. (Btm/tim/DDR)

  • Bagikan