BTM.CO.ID, JAKARTA– Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman bersama Satgas Pangan, Bareskrim Polri, Kejaksaan Agung, dan Bapanas menggelar konferensi pers terkait anomali melonjaknya harga beras di tengah produksi dan stok beras yang tinggi (26/06/2026).
Hasil uji laboratorium di 13 lokasi di seluruh Indonesia mengungkap praktik kecurangan pada produk beras kemasan. Potensi kerugian konsumen mencapai Rp99 triliun akibat ketidaksesuaian merek, mutu, dan timbangan.
“Dari total 212 merek, ada yang tidak terdaftar, mutu kualitas beras tidak sesuai, dan timbangan tidak akurat. Kerugian konsumen mencapai Rp99 triliun,” tegas Amran.
Pemerintah dalam hal ini Satgas Pangan akan menindak tegas pelaku usaha nakal yang merugikan masyarakat dan mengganggu stabilitas harga pangan.
Bagaimana di Batam kepulauan riau? (BTM/DDR)






