Kepala SDN 010 Sagulung Minta Orang Tua Percayakan Pendidikan Anak kepada Guru Saat Sosialisasi MPLS 2026

  • Bagikan
Sosialisasi Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Pelajaran 2026/2027 kepada orang tua atau wali murid di SD Negeri 010 Sagulung Selasa (14/7/2026) - btm.co.id

BTM.CO.ID, BATAM – SD Negeri 010 Sagulung menggelar Sosialisasi Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Pelajaran 2026/2027 kepada orang tua atau wali murid, Selasa (14/7/2026) pagi. Kegiatan ini menjadi langkah awal menyambut peserta didik baru sekaligus memperkenalkan program sekolah selama enam tahun ke depan.

MPLS tahun ini mengusung tema “MPLS Ramah, Aman, Menyenangkan” dengan semangat membangun karakter, prestasi, budaya, dan kolaborasi. Melalui kegiatan ini, siswa baru diperkenalkan dengan lingkungan sekolah, tenaga pendidik, tata tertib, serta budaya belajar agar dapat beradaptasi dengan baik sejak hari pertama.

Dalam sambutannya, Kepala SD Negeri 010 Sagulung, Daozar, S.Pd, menyampaikan bahwa sekolah membuka kuota sebanyak empat kelas ruang belajar dengan kapasitas total 160 siswa. Namun, jumlah peserta didik yang dinyatakan lulus dan melakukan pendaftaran sebanyak 105 siswa.

“Kuota yang kami siapkan sebanyak 160 siswa untuk empat kelas. Namun, yang dinyatakan lulus dan mendaftar sebanyak 105 siswa. Setiap kelas akan diisi sekitar 34 hingga 35 siswa. Meskipun belum memenuhi target kuota, jumlah tersebut sangat ideal untuk proses pembelajaran,” ujarnya.

Daozar juga meminta kepercayaan penuh dari orang tua untuk menyerahkan proses pendidikan kepada pihak sekolah selama enam tahun ke depan.

“Kami akan membina dan mendidik anak-anak selama enam tahun ke depan. Izinkan kami, para guru, menjadi orang tua kedua bagi anak-anak. Izinkan kami melakukan pembinaan dan penegakan disiplin sebagai bagian dari proses pendidikan,” katanya.

Selain itu, Daozar menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Batam melalui arahan Wali Kota Batam mendorong keterlibatan langsung para ayah pada hari pertama masuk sekolah.

“Sesuai arahan Wali Kota Batam, pada hari pertama MPLS yang mengantar anak ke sekolah adalah bapaknya. Ini sejalan dengan gerakan pengambilan rapor oleh bapak sebagai bentuk keterlibatan ayah dalam pendidikan anak,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, pihak sekolah juga memastikan orang tua tidak perlu khawatir terkait kebutuhan belajar siswa.

“Buku pelajaran disediakan oleh sekolah. Sementara seragam merah putih dan baju Melayu diberikan secara gratis oleh Pemerintah Kota Batam,” tambah Daozar.

Melalui pelaksanaan MPLS yang edukatif, ramah, aman, dan menyenangkan, SD Negeri 010 Sagulung berharap seluruh peserta didik baru dapat mengenal lingkungan sekolah dengan baik, tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, percaya diri, berkarakter, serta mampu meraih prestasi selama menempuh pendidikan di sekolah tersebut. (Btm/ddr)

  • Bagikan
Exit mobile version