BGN Hadirkan Radar MBG, Masyarakat Bisa Cek Menu dan SPPG di Seluruh Indonesia

  • Bagikan

BTM.CO.ID, BATAM – Badan Gizi Nasional (BGN) menghadirkan website Radar MBG sebagai sarana transparansi dan pengawasan masyarakat terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di seluruh Indonesia.

Melalui portal Radar MBG, masyarakat dapat mengetahui sekolah dan daerah yang mendapatkan layanan MBG, termasuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menjalankan program tersebut.

Masyarakat dapat mengakses Radar MBG melalui https://www.bgn.go.id/radar-mbg/ untuk melihat informasi terkait pelaksanaan program, termasuk menu makanan yang diberikan kepada penerima manfaat.

BACA JUGA:  Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Pulau Flores NTT

Kepala BGN Sudaryono mengatakan, program yang menggunakan uang negara semestinya dapat diketahui dan diawasi oleh masyarakat sebagai pemilik anggaran negara.

“Program yang memakai uang negara memang seharusnya bisa dilihat oleh pemiliknya, yaitu masyarakat. Mereka berhak tahu programnya ada, apa yang diberikan dan siapa yang menjalankannya. Karena transparansi berarti membuka data dan ruang untuk ikut mengawasi,” ujar Sudaryono.

BACA JUGA:  LIVE STREAMING: Presiden Prabowo Buka Muktamar ke-35 NU di Jombang

Ia menjelaskan, kehadiran Radar MBG memungkinkan masyarakat mengetahui secara lebih terbuka lokasi pelaksanaan program hingga menu makanan yang diberikan kepada anak-anak.

“Kami telah meluncurkan portal yang namanya Radar MBG, di mana masyarakat bisa cek di sekolah mana, daerah mana, sehingga masyarakat dapat mengetahui anak dikasih makan oleh negara, kandungan menunya,” katanya.

Selain mengetahui lokasi penerima manfaat, masyarakat juga dapat melihat menu yang disajikan beserta dokumentasi foto serta mengetahui MBG tersebut disalurkan melalui SPPG mana.

BACA JUGA:  VIDEO LIVE STREAMING: Presiden Prabowo Launching Program PLTS 100 GWp Tenaga Surya

“Masyarakat bisa tahu menu apa yang disajikan dan foto. Masyarakat juga dapat mengetahui MBG dimasak di SPPG mana,” jelasnya.

Sudaryono menambahkan, masyarakat juga diberikan ruang untuk berkomunikasi dengan SPPG sebagai bagian dari keterlibatan publik dalam mengawasi pelaksanaan program MBG.

“Masyarakat juga bisa menghubungi SPPG. Ini bentuk keterlibatan masyarakat,” pungkasnya. (Brm/ddr)

  • Bagikan