Industrialisasi Nasional Presiden Prabowo Perluas Lapangan Kerja dan Tingkatkan Kesejahteraan Pekerja

  • Bagikan

BTM.CO.ID, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto terus mendorong industrialisasi nasional untuk memperkuat daya saing ekonomi, meningkatkan nilai tambah, dan menciptakan lapangan kerja. Agenda pembangunan ini perlu berjalan seiring dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia, perlindungan tenaga kerja, dan kesejahteraan pekerja Indonesia.

Kantor Staf Presiden (KSP) mendukung agenda tersebut melalui pengawalan kebijakan pemerintah agar pelaksanaan program prioritas Presiden memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, termasuk pekerja dan keluarganya.

Dukungan tersebut disampaikan Kepala Staf Kepresidenan Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., melalui video sambutan dalam peringatan HUT ke-53 Federasi Serikat Pekerja Tekstil, Sandang dan Kulit (FSP TSK) KSPSI AGN di Sukabumi, Minggu (18/10/2026).

BACA JUGA:  NEWS VIDEO: Menunggu Hasil Intruksi Presiden Prabowo, Terkait Indikasi 60 Perusahaan Pembakar Hutan

Pemerintah memandang bahwa, keberhasilan industrialisasi perlu ditopang oleh tenaga kerja yang kompeten, industri yang berdaya saing, serta hubungan industrial yang harmonis. Peningkatan keterampilan pekerja menjadi bagian penting dalam mendukung pengembangan industri bernilai tambah dan memperkuat posisi Indonesia di pasar global.

BACA JUGA:  Luhut Pandjaitan Terharu, Istri dan Anak Diam-Diam Siapkan Galeri Perjalanan Hidupnya

“Dengan penguatan regulasi, percepatan hilirisasi, dan pengembangan industrialisasi nasional, kita berharap ribuan bahkan ratusan ribu industri baru dapat tumbuh dan berkembang, sehingga membuka peluang terciptanya lapangan pekerjaan secara luas,” ujar Jenderal Listyo Sigit.

Pemerintah terus berupaya menjaga keberlangsungan usaha, mencegah pemutusan hubungan kerja, dan memperkuat perlindungan hak-hak pekerja. Sinergi pemerintah, pekerja, dan pengusaha diperlukan agar pertumbuhan industri berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan tenaga kerja.

Pada akhir sambutannya, Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat kolaborasi dalam mendukung agenda pembangunan nasional.

BACA JUGA:  Darmawan Prasodjo Dicopot, Suroso Isnandar Jadi Dirut PLN di Tengah Sorotan Blackout Batam

“Mari kita satukan tekad, perkuat sinergi, dan terus berkarya untuk mewujudkan cita-cita besar Indonesia Emas 2045,” ujar Jenderal Listyo Sigit.

Melalui pengawalan kebijakan dan penguatan sinergi para pemangku kepentingan, Pemerintah terus mendorong agenda industrialisasi Presiden Prabowo Subianto agar menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi, perluasan kesempatan kerja, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat menuju Indonesia Emas 2045. (Btm/r)

  • Bagikan