BP Batam Terima Audiensi Investor Cevia Enviro Inc Tiongkok, Bahas Kerja Sama Pengolahan Sampah Jadi Energi

  • Bagikan

BTM.CO.ID, BATAM – Badan Pengusahaan (BP) Batam melalui Anggota/Deputi Bidang Investasi, Fary Francis menerima audiensi dari PT. Chuansheng Import Export Trading Indonesia, Sabtu (16/5/2026), di ruang rapat Anggota/Deputi Bidang Investasi BP Batam.

Dalam pertemuan tersebut, dibahas rencana kerja sama investasi di bidang pengolahan sampah menjadi energi atau Waste-to-Energy (WtE).

Fary Francis mengatakan, BP Batam menyambut baik rencana investasi yang disampaikan perusahaan tersebut dan akan menindaklanjutinya sesuai mekanisme yang berlaku.

BACA JUGA:  Polisi Peduli Lingkungan, Polsek Nongsa Kawal Penanaman 2.000 Mangrove di Tanjung Bemban

“Rencana kerja sama investasi yang disampaikan akan kami bahas sesuai dengan mekanisme yang ada,” ujarnya.

Ia berharap, pembahasan dan diskusi yang dilakukan dapat membuka peluang kerja sama yang baik ke depan.

“Kami berharap pembahasan serta diskusi ini dapat membuka peluang kerja sama yang baik ke depan,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, PT Chuansheng Import Export Trading Indonesia ditunjuk sebagai perusahaan perwakilan dari Cevia Enviro Inc..

BACA JUGA:  BP Batam dan Panbil Group Bahas Percepatan Investasi PSN Tanjung Sauh dan Ngenang

Kunjungan tersebut dimaksudkan untuk membahas rencana kerja sama investasi antara Cevia Enviro Inc dengan BP Batam yang berfokus pada pengolahan sumber daya sampah menjadi energi.

Untuk diketahui, Cevia Enviro Inc, sebelumnya dikenal sebagai Henan Chengfa Environment Co., Ltd., merupakan perusahaan perlindungan lingkungan dan infrastruktur publik asal Tiongkok yang dikendalikan oleh Henan Investment Group. Perusahaan yang berdiri sejak 1998 itu terdaftar di Bursa Efek Shenzhen dengan kode saham SZSE: 000885.

BACA JUGA:  BP Batam Kerahkan Pegawai Bersih-Bersih Lingkungan Kantor, Budaya Gotong Royong Jadi Semangat Baru

CEVIA Enviro Inc juga menjadi salah satu perusahaan teknologi dan infrastruktur global yang lolos seleksi awal sebagai pelaksana proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi atau Waste-to-Energy (WtE) yang diprakarsai Danantara di Indonesia.

Perusahaan tersebut memiliki fokus bisnis di bidang pengolahan limbah ramah lingkungan, termasuk limbah padat, limbah medis, dan sisa makanan, serta pengoperasian jalan tol, pasokan air, hingga konstruksi infrastruktur perkotaan. (Btm/DDR)

  • Bagikan